Senin 02 Maret 2020, 15:35 WIB

Pegiat Karawang Sokong Pemkab Lawan Pencemar Lingkungan

Cikwan Suwandi | Nusantara
Pegiat Karawang Sokong Pemkab Lawan Pencemar Lingkungan

MI/Cikwan Suwandi
Pegiat lingkungan mendukung Pemkab Karawang lawan pencemar lingkungan.

 

SEJUMLAH pegiat lingkungan mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat untuk melawan PT Atlasindo Utama. Mereka meminta Pemkab setempat untuk melakukan gugatan balik terhadap perusahaan tambang batuan andesit.

Sebelumnya Pemkab Karawang dilaporkan PT Atlasindo Utama ke Polda Jawa Barat, dengan tudingan telah melakukan pengrusakan dan masuk tanpa izin, pasca Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta Satpol PP melakukan penyegelan.

"Pemkab Karawang jangan takut dengan kriminalisasi yang dilakukan perusahaan. Pertambangan sangat merugikan masyarakat, banyak permasalahan ekologis terutama soal krisis air. Kemudian Dinas Lingkungan Hidup Karawang (DLHK) dalam laporannya, menemukan bahwa PT. Atlasindo Utama belum melakukan kewajiban pascatambang, tidak memiliki IUP produksi tambang, dan tidak memiliki amdal, serta banyak maladministrasi dilakukan oleh PT. Atlasindo Utama," ungkap Sekretaris ForkadasC+ Yuda Febrian di sela konferensi pers dan aksi teatrikal, Senin (2/3).

Sementara itu anggota Komisi III DPRD Karawang, Taufik Ismail meminta Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menentukan sikap tegas terhadap PT Atlasindo Utama dengan melakukan perlawanan. "Kalau perlu lapor balik, sebagai sikap yang tegas," ungkapnya.

Taufik juga mengakui tidak setuju dengan aktivitas pertambangan di Gunung Sinalanggeng tersebut. "Lebih baik menjadi daerah wisata. Kita akan membahasnya dengan komisi III dan DLHK," janjinya.

Sementara itu Divisi Simpul Perlawanan Jaringan Advokasi Tambang Nasional Seny Sebastian mengungkapkan sudah saatnya Pemkab Karawang untuk tidak lagi membahas pembukaan izin PT Atlasindo Utama.

Menurutnya, lebih baik Pemkab Karawang melakukan pemaksaan perbaikan lingkungan yang dilakukan PT Atlasindo Utama. "Pemaksaan perbaikan lingkungan harus ditekankan saat ini kepada perusahaan. Dan saya akan mendukung pemerintah untuk tidak mengeluarkan pembahasan lingkungan pembukaan izin. Untuk melakukan gugatan balik pun sudah sangat bisa dilakukan pemkab, karena sudah banyak celah," katanya.

Sekretaris Dinas LHK Karawang, Rosmalia Dewi mengaku bakal melakukan pembahasan terlebih dahulu untuk melakukan gugatan balik kepada PT Atlasindo Utama.

"Sementara kita akan ikuti alur gugatan terlebih dahulu. Nanti akan kita pelajari dengan bagian hukum," terangnya.

Rosmalia mengatakan pihaknya akan tetap melakukan penegakan aturan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan berjanji hal tersebut dilakukan sebagai komitmen untuk menjaga alam di Karawang dari kerusakan lingkungan. (OL-13)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Pemkab Banyumas Data Pekerja Terkena PHK

👤Liliek Dharmawan 🕔Selasa 07 April 2020, 15:55 WIB
Pariwisata dan industri menjadi sektor usaha yang paling terdampak akibat wabah virus korona baru...
Dok Laboratorium Diagnostik Yayasan Tahija

Lab Yayasan Tahija di UGM Mulai Periksa Sampel covid-19

👤Ardi Teristi 🕔Selasa 07 April 2020, 15:41 WIB
Kemudian, lab ini memiliki 2 unit mesin qPCR (Roche-Lightcycler 480 II) dengan kondisi baik dan selalu dilakukan pemeliharaan...
Antara

Minggu Pertama April, 4.542 Pemudik Masuk Sleman

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 07 April 2020, 15:33 WIB
Para pemudik yang masuk, kata dia, diwajibkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya