Senin 02 Maret 2020, 13:36 WIB

Kampus Harus Steril dari Radikalisme

Indriyani Astuti | Humaniora
Kampus Harus Steril dari Radikalisme

Dok Biro Pers Kepresidenan
Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

 

FORUM Rektor Penguat Karakter Bangsa melakukan audensi dengan Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, terkait pencegahan paham radikalisme di perguruan tinggi. Koordinator Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa Prof. Karomani mengatakan para rektor berinisiatif membentuk forum penguat karakter bangsa, sebab selama ini muncul isu masuknya paham radikal di universitas-universitas. Menurut Wapres, kampus harus dibenahi dengan penguatan ideologi kebangsaan.

"Karena lulusan universitas itu akan masuk ke setiap institusi negara dan kita harus memastikan steril, radikalisme tidak bisa masuk ke kampus," ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (2/3).

Baca juga: Masa Berlaku Visa Umrah Bisa Diperpanjang Gratis

Diutarakan Karomani, yang merupakan Rektor Universitas Lampung tersebut, menyampaikan baru sekitar 30 rektor dari universitas negeri yang bergabung sebab baru diinisiasi satu bulan lalu. Adapun, langkah strategis yang akan diambil, ujarnya, dengan dialog, dan seminar terkait ideologi yang melibatkan para mahasiswa di perguruan tinggi masing-masing.

"Saya kira bisa kita lakukan dan mahasiswa sangat senang dengan hal-hal seperti itu. Jadi sifatnya dialog antar mereka supaya mereka tidak ikut arus yang seperti diindikasikan beberapa media," tuturnya.

Sekretaris Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa Prof. Fathur Rokhman yang merupakan Rektor Universitas Negeri Semarang menyampaikan dalam mengembangkan komitmen bersama mengenai ideologi kebangsaan dan antisipasi radikalisme di perguruan tinggi, dibutuhkan keterlibatan seluruh civitas academika di dalam kampus.

Pada November 2017, survei Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan sekitar 37% pelajar dan mahasiswa setuju mengenai konsep jihad berperang melawan nonmuslim. Kendati demikian, masih dalam survei yang sama, sekitar 85% pelajar dan mahasiswa juga meyakini demokrasi sebagai sistem terbaik bagi negeri ini. (OL-6)

Baca Juga

MI/ARYA MANGGALA

Raline Shah Ajak Sumbang Sembako Untuk Pekerja Informal

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 13:43 WIB
Uang hasil donasi nanti, tutur Raline, akan disumbangkan untuk membeli sembako, masker, dan hand sanitizier bagi para...
AFP

Kemristek Percepat Pengujian Spesimen Terduga Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 07 April 2020, 13:13 WIB
Namun, kekurangan SDM menjadi penghambat kecepatan pengujian spesimen terduga...
Istimewa

Rentan Covid-19 Dompet Dhuafa Bagikan APD untuk Ojek Daring

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 07 April 2020, 12:25 WIB
Pengemudi ojek daring/online atau ojol mendapat masker dan hand sanitizer yang dapat digunakan dalam beraktivitas mencari nafkah dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya