Senin 02 Maret 2020, 11:43 WIB

Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Disetop, Kemenhub Akan Kaji

Hilda Julaika | Nusantara
Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Disetop, Kemenhub Akan Kaji

Antara
KA cepat di pabrik CRRC Guangdong, Jiangmen, Tiongkok itu yang akan digunakan untuk Jakarta-Bandung

 

SELAMA dua pekan kedepan Kementerian Perhubungan (Kemnhub) akan mengkaji atas dihentikannya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung oleh Kementerian PUPR, karena dinilai menjadi biang kerok bencana banjir yang terjadi baru-baru ini.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Joko Sasono mengatakan, pihaknya belum memiliki langkah yang konkret melalui kementerian yang harus diambil dalam menanggapi isu ini. Menurutnya Kemenhub akan melakukan komunikasi internal terlebih dahulu.

"Ya kita mendengarkan dulu banyak sekali masukan-masukan nanti tentu kita akan melakukan komunikasi internal pemerintah untuk mengambil langkah-langkah," ujarnya di Hotel Bidakara Jakarta, Senin (2/3).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dampak yang akan ditimbulkan, Joko pun belum bisa memastikan dampak yang terjadi karena mangkraknya proyek ini selama dua minggu ke depan. Untuk itu, dia memastikan akan mencari informasi sebanyak-banyaknya untuk mengetahui implikasinya dan mencari solusinya.

"Saya belum bisa mengatakan itu intinya bahwa kita sekarang menjaring mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya itu kita menangani lebih lanjut," ujarnya.

Sementara itu, di lain kesempatan Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya meminta PT KCIC untuk melakukan evaluasi yang komprehensif. Evaluasi ini perlu dilakukan untuk melihat kekurangan manajerial proyek terutama yang dinilai turut berkontribusi dalam menimbulkan bencana banjir.

"Saya sudah meminta PT KCIC untuk mengevaluasi secara menyeluruh segala kekurangan manajerial proyek terutama yang menyebabkan terjadinya kerugian lingkungan dan sosial terhadap masyarakat," kata Erick berdasarkan keterangan resminya hari ini (2/3).

Di lain sisi, pihak PT KCIC sudah melaporkan dalam dua minggu ke depan, pihaknya akan memperbaiki drainase dan manajemen lingkungan. Serta akan menyampaikan perkembangan proyek ke publik secara transparansi dan profesionalis. (OL-2)

Baca Juga

AFP

Kinerja Bongkar Muat Pelabuhan Lhokseumawe Meningkat

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 07 Juli 2020, 23:30 WIB
"Angka ini naik 6,46 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 sebanyak 264.787 ton," ujarnya dalam keterangan...
MI/Gabriel Langga

Jalani Rapid Test, 30 Dokter di Sikka Nonreaktif

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:35 WIB
Sebanyak 30 dokter yang selama ini menangani pasien positif virus covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur telah menjalani rapid...
MI/Bary Fathahilah

Tidak Pakai Masker di Tuban Dihukum Menyapu Jalan

👤Ahmad Yakub 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:25 WIB
Pemkab Tuban, Jawa Timur, memberikan sanksi tegas bagi warga yang tertangkap tangan melanggar protokol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya