Senin 02 Maret 2020, 13:15 WIB

Antisipasi Virus Korona, WHO Minta Lansia Jauhi Keramaian

Arpan Rahman | Internasional
Antisipasi Virus Korona, WHO Minta Lansia Jauhi Keramaian

AFP/STR
Seorang perempuan yang dinyatakan sembuh dari virus korona di Hubei, Tiongkok disemprot disinfektan saat akan menjalani karantina.

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau semua orang lanjut usia, terutama yang berumur di atas 60 tahun, menghindari keramaian. Imbauan dikeluarkan WHO dalam upaya menekan penyebaran virus korona COVID-19.

Saran terbaru disampaikan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat COVID-19 telah bermunculan di sedikitnya 60 negara. Virus tersebut pertama kali terdeteksi di Provinsi Hubei, Tiongkok, pada Desember 2019.

"Jika Anda berusia di atas 60 tahun atau memiliki kondisi tertentu seperti penyakit jantung, pernapasan, atau diabetes, Anda berisiko tinggi terjangkit COVID-19," tulis Tedros di Twitter.

"Cobalah untuk menghindari pusat-pusat keramaian, atau tempat yang berpotensi terjadinya interaksi dengan orang sakit," lanjutnya, disiarkan dari Sky News.

Baca juga: Hadapi Virus Korona, WHO Minta Semua Negara Stok Ventilator

Berdasarkan data terbaru situs pemantau John Hopkins CSSE per hari ini, Senin (2/3), COVID-19 kini telah menewaskan 3.039 orang di level global dengan jumlah terbesar berada di Tiongkok.

Lebih dari 90% dari total kematian akibat COVID-19 terjadi di Hubei, sebuah provinsi di Tiongkok. Sementara total kasus COVID-19 telah melampaui 89 ribu dengan jumlah pasien sembuh menyentuh angka 45.074.

Di benua Eropa, jumlah kasus COVID-19 menunjukkan tren yang cukup mengkhawatirkan. Jerman dan Italia melaporkan lonjakan jumlah kasus hingga hampir dua kali lipat dalam kurun waktu 48 jam.

Dari total 129 kasus di Jerman, 74 terkonfirmasi berada di Rhine-Westphalia Utara -- negara bagian terpadat di negara tersebut. Setelah Rhine-Westphalia Utara, Bavaria berada di urutan kedua dengan 23 kasus dan Baden-Wurttemberg di angka 15.

Lonjakan serupa juga terjadi di Italia. Kepala Badan Perlindungan Sipil Italia Angelo Borrelli mengatakan jumlah kasus korona di negaranya kini telah mencapai 1.694, setelah pada Jumat kemarin berada di angka 888. (OL-1)

Baca Juga

AFP

Kondisinya Membaik, Boris Johnson Keluar dari ICU

👤Rudy polycarpus 🕔Jumat 10 April 2020, 02:51 WIB
Juru bicara Johnson mengatakan, meski demikian Boris tetap belum bisa meninggalkan RS St Thomas,...
Antaranews.com

Menag Malaysia Bantu TKI di Cyberjaya

👤Antara 🕔Jumat 10 April 2020, 00:30 WIB
Warga kurang mampu tersebut turut menerima bantuan dari Tabung Musa'adah Covid-19 untuk memastikan keselamatan mereka tidak diabaikan...
AFP/ANGELA WEISS

799 Orang Meninggal dalam Satu Hari di New York

👤Widhoroso 🕔Kamis 09 April 2020, 23:55 WIB
Penutupan sekolah-sekolah dan sebagai pusat-pusat bisnis di New York akan diperpanjang untuk memutus penyebaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya