Minggu 01 Maret 2020, 14:50 WIB

KCBI ajak Masyarakat Cinta Berkain

Sri Utami | Humaniora
KCBI ajak Masyarakat Cinta Berkain

MI/Bary Fathahilah
Flasmob komunitas cinta berkain Indonesia.

 

KOMUNITAS Cinta Berkain Indonesia (KCBI) terus berkomitmen menjaga budaya Tanah Air dengan menggunakan kain khas Indonesia dalam berbagai aktifitas. Menjelang hari jadi KCBI keenam pada 9 Maret mendatang akan menyelenggarakan Flash Mob Lengang Nusantara di pelataran Gelora Bung Karno, Minggu (1/3). Ratusan anggota KCBI berkumpul dan senam mengenakan kain dari berbagai daerah.

"Kami terus menggelorakan budaya kita yang kuat salah satunya mengenakan kain. Ajakam kami untik kita bisa loh kenakan kain k untuk setiap acara apa pun," ujar Ketua Umum Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) Sita H Agustanzil, Minggu (1/3).

Sita menjelaskan ragam budaya Indonesia dapat tergerus oleh berbagai kemajuan dunia sehingga sudah saatnya generasi saat ini merawat dan memertahankan kebudayaan asli Indonesia. Masyarakat dunia lainnya sambung Sita juga bergerak memertahankan dan mengenalkan budaya bangsanya kepada bangsa lain.

"Kami bergerak bersama. Kami yang tidak ingin budaya kita tidak dikenal lagi oleh generasi berikutnya termasuk berkain maka harus terus digalakan cinta berkain," tegasnya.

Komunitas yang saat ini berjumlah 3.000 anggota di 17 cabang di berbagai daerah dan negara tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama, bersatu menjaga warisan budaya.

"Jika masyarakat bergerak bersama, budaya kita yang kuat ini akan membuat kita sejahtera," imbuhnya.

Sementara itu menurut anggota Komisi VI DPR Melani Leimena menuturkan secara ekonomi gerakan cinta berkain akan berpengaruh terhadap kualitas hidup pengrajin kain di berbagai daerah.

"Kalau ini diikuti maka ini akan meningkatkan perekonomian pengrajin  kain," ujarnya.

Melami yang juga penasehat KCBI mendorong pemerintah untuk bersama mendukung berbagai upaya melestarikan budaya termasuk mengenakan kain tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami dorong menjadi mitra pemerintah bekerja sama dengan kementerian industri dan perdagangan. Dan dari kelompok ini sudah menggelorakan ini hingga bergema ke luar negeri hingga bisa mengangkat kualitas hidup pengrajin. Yang tadinya banyak pengrajin yang sudah tua tapi sekarang pengrajin muda juga ikut bergairah untuk terus berkarya," paparnya.

KCBI sangat mengapresiasi gerakan pemerintah mengenalkan kain khas Indonesia melalui berbagai pertemuan kelas dunia. "Seperti pertemuan di PBB sudah dipakai mulai dari batik dulu baru mengenal kain lainnya," tukasnya. (OL-13)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Antara

Ini Loh Penggunaan Masker yang Sesuai Anjuran WHO

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 09 April 2020, 14:05 WIB
PEMAKAIAN masker saat wabah Covid-19 bukan hanya untuk orang yang sakit. Namun, orang sehat dan melakukan aktivitas di luar rumah harus...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Salurkan Bansos, Komisi VIII DPR Beri Pesan ke Kemensos

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 09 April 2020, 13:16 WIB
Bantuan Perlindungan Sosial harus segera dilakukan sesegara mungkin dengan memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat dan momentum menghadapi...
ANTARA/AKBAR TADO

Artis dan Selebgram Dukung Gerakan Masker Kain untuk Semua

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 09 April 2020, 13:03 WIB
Boy William, Raffi Ahmad, Dian Sastrowardoyo, Deddy Cobuzier dan beberapa selebritas lain memposting ajakan agar masyarakat bergabung dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya