Minggu 01 Maret 2020, 13:01 WIB

Korban Meninggal Akibat Virus Korona Capai 2.979 Orang

Deri Dahuri | Internasional
Korban Meninggal Akibat Virus Korona Capai 2.979 Orang

YONHAP / AFP
Tentara Korsel yang menggunakan baju pelindung menyemprotkan cairan disinfektan di sekitar stasion Dongdaegu, Daegu, Korsel, Sabtu (29/2).

 

WABAH virus korona tipe baru atau COVID-19 yang merebak ke seluruh dunia belum menunjukkan tanda mereda. Dari hari ke hari masih ditemukan kasus baru dan jumlah korban meninggal akibat COVID-19 masih terus bertambah.

Data yang dilaporkan South China Morning Post hingga Mingga (1/3), tercatat kasus COVID-19 mencapai 86.529 orang terinfeksi di seluruh negara. Jumlah korban meninggal telah mendekati angka 3.000 atau sekarang korban meninggal berjumlah 2.979 orang. Sementara, jumlah orang yang telah sembuh dari COVID-19 adalah 41.958 orang.     

Dari negara asal virus korona, Tiongkok Daratan masih dilaporkan kasus baru. South China Morning Post mencatat ada 573 kasus baru terinfeksi COVID-19 pada Minggu (1/3). Jumlah kasus baru lebih tinggi dari sehari sebelumnya yang terlapor 427 kasus.

Jumlah kasus baru terbesar di Tiongkok dilaporkan masih dari Provinsi Hubei yang menjadi episenter COVID-19. Provinsi yang beribukota Wuhan, terdapat 565 kasus baru. 

Jumlah korban meninggal di Tiongkok tetap tinggi dan laporan terbaru sebanyak 35 orang meninggal akibat COVID-19. Jumlah korban meninggal masih lebih rendah jika dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 47 orang. 

Komisi Kesehatan Tiongkok melaporkan hingga Minggu (1/3), jumlah korban meninggal akibat COVID-19 telah mencapai 2.870 orang. Namun dari 79.824 kasus, sebanyak 41.625 pasien dapat disembuhkan. 

Bayi terinfensi virus korona 

Selain Tiongkok, negara di kawasan Asia Timur yang berjuang melawan wabah COVID-19 adalah Korea Selatan (Korsel). Hingga Minggu (1/3) pagi, sebanyak 3.526 orang terinfeksi virus korona dan 17 orang dilaporkan meninggal. 

Namun info yang menghebohkan dari 'Negeri Ginseng' adalah bayi yang berusia 45 hari telah terinfeksi virus korona. Bayi dari ayah penganut sekte Shincheonji menjadi pasien COVID-19 termuda.           

Pada Minggu (1/3), otoritas kesehatan Korsel mengatakan setelah dites, bayi laki-laki itu positif terinfeksi COVID-19. Tiga hari sebelumnya, ayahnya telah terinfeksi COVID-19, sementara itu bayi dan ibunya masih masuk karantina di rumahnya di Gyeongsan.  

Pejabat setempat mengatakn kasus baru COVID terbanyak dilaporkan dari Daegu, yang menjadi pusat wabah pertama virus korona di Korsel. Daegu juga menjadi lokasi penganut sekte Shincheonji.     

Laporan kantor berita Yonhap bahwa otoritas kesehatan setempat menyatakan pihaknya telah melakukan survei terhadap sekitar 88% dari 210 ribu orang pengikut sekte Shincheonji dan hasilnya sekitar 2% atau 4.200 orang menunjukkan gejala terinfeksi.

Korsel juga melaporkan pada Sabtu (29/2) bahwa ada kasus reinfeksi terhadap perempuan berusia 73 tahun. Perempuan tersebut telah dinyatakan bebas dari rumah sakit sepekan sebelumnya setelah mendapat perawatan penuh. Namun pada Kamis (28/2), ia menunjukkan kembali gejala terinfeksi virus korona.   

Sementara itu, dari Australia, seorang pria berusia 79 tahun yang menjadi penumpang kapal pesiar Diamond Princess dilaporkan meninggal. Dia adalah satu dari 164 warga Australa yang berlibur dengan kapal Diamond Princess dan bersandar di Yokohama, Jepang.   

Kini Australia telah melaporkan terdapat 24 orang yang terinfeksi COVID-19. Pekan lalu Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan negaranya telah menyatakan pandemi virus korona dan meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengambil langkah lebih jauh.

Morrison telah mengeluarkan larangan kedatangan bagi warga Tiongkok ke Australia. Pada Minggu (1/3), Australia juga mengeluarkan larangan bagi warga Iran memasuki Australia dengan merebaknya wabah COVID-19 yang menyebabkan 43 orang meninggal di Iran. (AFP/South China Morning Post/OL-09)

Baca Juga

AFP/William WEST

Victoria Tunda Umumkan Pelonggaran Karantina Wilayah

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 19:30 WIB
Karantina tersebut telah membatasi sebagian besar bisnis ritel di ibu kota negara bagian tersebut untuk menyediakan layanan hanya secara...
DOK MI

Raja-Raja Melayu Tolak Usulan Darurat Nasional di Malaysia

👤Widhoroso 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 19:00 WIB
Anggota-anggota partai politik untuk menghentikan segala politicking terkait pandemi covid-19 yang mengganggu kestabilan...
DOK MI

Pasukan Afganistan Tewaskan Pimpinan Senior al Qaeda

👤Widhoroso 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 14:30 WIB
Al-Masri, yang diyakini sebagai orang kedua di al Qaeda, tewas dalam operasi khusus di provinsi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya