Minggu 01 Maret 2020, 09:44 WIB

Sakit Flu, Paus Fransiskus Batalkan Kegiatan Tiga Hari

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Sakit Flu, Paus Fransiskus Batalkan Kegiatan Tiga Hari

AFP
Paus Fransiskus menutupi hidungnya saat Misa Rabu Abu di Vatikan. Paus membatalkan acara selama tiga hari karena sakit flu.

 

PAUS Fransiskus telah membatalkan jadwal pertemuan atau kegiatan resmi untuk hari ketiga berturut-turut saat ia terus berjuang menghadapi flu. Penyakit yang diderita pria berusia 83 tahun itu datang di tengah wabah virus korona (Covid-19) di Italia. Di negara itu sudah ada 888 kasus Covid-19.

Seperti dikutip Independent, pejabat Vatikan menolak untuk mengatakan apakah Paus telah dites virus korona, yang telah menyebar dengan cepat di seluruh dunia. Dia disebut mengalami flu setelah batuk dan bersin selama misa Rabu Abu. Paus Fransiskus, yang kehilangan sebagian paru-parunya karena penyakit pernafasan saat masih muda, tidak pernah membatalkan begitu banyak audiensi resmi atau event dalam tujuh tahun kepausannya.

Pada Kamis lalu, ia membatalkan perjalanan di penjuru Roma untuk merayakan Misa. Dan keesokan harinya atau Jumat, ia undur diri dalam konferensi kecerdasan buatan (AI). Seorang juru bicara mengatakan Paus bekerja dari kediamannya di hotel Santa Marta di Vatikan dan menerima orang atau tamu secara pribadi. Vatikan belum mengungkapkan sifat penyakit Paus Fransiskus, hanya mengatakan Paus tidak enak badan.

Para pemimpin Italia telah waspada dengan wabah virus korona yang sudah menewaskan 21 orang. Di Roma, virus asal Wuhan, Tiongkok, itu telah menjangkiti tiga orang, yang semuanya pulih. Sementara itu, gubernur Veneto, salah satu wilayah yang paling parah terkena Covid-19, telah meminta maaf karena mengkritik Tiongkok dan mengatakan orang-orang Negeri Tirai Bambu memakan tikus hidup.

baca juga: WHO : Risiko Penularan COVID-19 Secara Global Sangat Tinggi

Para ilmuwan menduga virus itu menyebar dari hewan liar ke manusia pada Desember di sebuah pasar di Wuhan, setelah infeksi paling awal ditemukan pada orang yang pernah berada di pasar satwa liar. Para pemimpin Tiongkok telah mengeluarkan larangan resmi terhadap perdagangan hewan yang diambil dari alam untuk konsumsi. (OL-3)

 

 

Baca Juga

AFP/NICOLAS TUCAT

Prancis Gunakan Kereta Kecepatan Tinggi Evakuasi Pasien Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 30 Maret 2020, 18:30 WIB
Prancis, Minggu (29/3), melakukan evakuasi pasien virus covid-19 dari rumah sakit di wilayah timur memakai kereta...
AFP/Joel Saget

Dalam Sehari, 292 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Prancis

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 30 Maret 2020, 16:13 WIB
Pemerintah Prancis melaporkan 292 kasus kematian akibat covid-19 dalam sehari. Secara keseluruhan, jumlah korban jiwa mencapai 2.606...
AFP/ Sajjad Hussain

Kebijakan Lockdown Kacau, PM India Minta Maaf

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 30 Maret 2020, 15:47 WIB
Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan permintaan maaf karena kebijakan lockdown menimbulkan kerugian. Terutama masyarakat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya