Sabtu 29 Februari 2020, 14:23 WIB

WHO : Risiko Penularan COVID-19 Secara Global Sangat Tinggi

Deri Dahuri | Internasional
WHO : Risiko Penularan COVID-19 Secara Global Sangat Tinggi

YONHAP / AFP
Tentara Korsel mengenakan baju pengaman menyemprotkan disinfektan di Stasiun Kertea Dongdaegu, Korsel, Sabtu (29/2).

 

KINI tercatat kasus virus korona tipe baru atau COVID-19 di seluruh dunia mencapai 85.178 kasus dan jumlah korban meninggal mencapai 2.923 orang, sementara 39.332 orang yang terinfeksi virus korona telah dinyatakan sembuh.

Hingga Sabtu (29/2) sebagaimana diberita South China Morning Post, di Daratan Tiongkok saja, kasus COVID-19 menembus 79.251 kasus dan korban dilaporkan meniggal 2.835 orang.

Negara kedua dengan jumlah korban meninggal adalah Iran. Di Iran, tercatat 388 kasus COVID-19 dan 34 orang meniggal. Italia dengan 888 kasus dan 21 orang meninggal, Korea Selatan (Korsel) 2.931 kasus dan 16 orang meninggal, Jepang dengan 235 kasus dan 5 meninggal.

Sementara itu, kasus virus korona yang mewabah di kapal pesiar Diamond Primcess tercatat 705 kasus dan sebanyak 6 orang meninggal.    

Dengan begitu besarnya wabah COVID-19 dan korban meninggal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (28/2), menyampaikan pernyataan risiko virus korona yang menyebar secara global 'sangat tinggi' setelah sepekan penyebaran virus korona telah mencapai semua benua.   

Dalam beberapa hari belakangan, justru terjadi jumlah kasus COVID-19 meninggal di luar Tiongkok. Bahkan jumlah kasus baru yang muncul harian di Korsel dengan 16 kematian melampaui yang terjadi di Tiongkok. Kasus di Timur Tengah terutama di Iran terjadi peningkatan yang luar biasa. Dengan 388 kasus, justru di Iran tercatat 34 orang meninggal.  

Jumlah kasus COVID-19 dan korban meninggalnya terus bertambah di luar Tiongkok telah menjadi perhatian khusus oleh Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Risiko penyebaran dan risiko dampak COVID-19 sangat tinggi di tingkat global," kata Ghebreyesus.

Pada Jumat (28/2), para pejabat WHO menghentikan wabah virus korona dengan 'pandemi'. Bahkan Direktur Program Emergensi Kesehatan WHO Mike Ryan mengatakan,"Semua orang di bumi bisa terinfeksi virus (korona)." (AFP/South China Morning Post/OL-09)

 

Baca Juga

AFP/Martin BUREAU

Tunawisma yang Meninggal di Prancis Tetap Dikubur Secara Layak

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 31 Maret 2020, 21:25 WIB
Badan persaudaraan amal dari Saint Eloi di Bethune tetap melakukan pemakaman secara layak pada tunawisma di tengah wabah covid-19 yang...
Antaranews

149 WNI di Fiji Bebas Covid-19

👤Antara 🕔Selasa 31 Maret 2020, 20:26 WIB
Di Fiji terdapat lima warganya terkena...
AFP/NARINDER NANU

Rawat Pasien Covid-19, Dokter di India Pakai Jas Hujan dan Helm

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:02 WIB
Kurangnya alat pelindung diri (APD) di India memaksa beberapa dokter di sana untuk menggunakan jas hujan dan helm sepeda motor saat merawat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya