Sabtu 29 Februari 2020, 11:16 WIB

Pemkab Jepara Lakukan Berbagai Upaya Turunkan Stunting

Akhmad Safuan | Nusantara
Pemkab Jepara Lakukan Berbagai Upaya Turunkan Stunting

Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Seorang yang mengalami stunting ditemukan di sejumlah daerah.

 

ANGKA stunting (gangguan pertumbuhan badan dan otak) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) masih tinggi mencapai 19,61% dari total 41.298 balita. Pemkab Jepara berupaya melakukan penekanan menurunkan tingginya kasus tersebut.

Upaya menekan tingginya angka stunting di berbagai daerah terus diupayakan. Kabupaten Jepara memiliki angka stunting cukup tinggi hingga awal 2020 tercatat masih mencapai 19,61% dari total balita sebanyak 41.298 jiwa.

Penurunan angka penderita stunting di Jepara belum terlihat maksimal, data November 2019 stunting masih mencapai 20,82% dari total balita yang ada dan dalam kurun tiga bulan menurun menhadi 19,61%.

Penurunan angka stunting ini berbeda dengan Kabupaten Blora yang melesat, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan Kemenkes pada 2018 angka stunting di Blora sebelumnya 55,1% menjadi 32% pada 2018 dan kini menjadi 8,2%.

Masih tingginya angka stunting di Jepara masih 19,61% ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Edy Sujatmiko bahwa berbagai upaya untuk mengurangi angka stunting terus diupayakan, meskipun srjauh ini belum dapat secara maksimal hingga penurunannya kecil.

"Angka stunting di sini masih tinggi, meskipun masih di bawah angka rata-rata nasional 27,67%," kata Edy Sujatmiko.

Sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Tehnis, lanjut Edy, percepatan konvergensi stunting oleh Tim Nasional Percepatan Penanganan Anak Kerdil (TNP2AK), Jepara masih masuk kabupaten prioritas di Jawa Tengah.

"Masalah stunting ini dituntut untuk segera dibereskan," ungkap Edy.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mundrikatun menyebutkan banyak faktor menjadi penyebab stunting, maka untuk mengatasi hal ini Dinkes Jepara lakukan kegiatan pencegahan stunting ini dengan melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sesuai dengan tupoksi masing-masing.

"ugas menekan stunting tidak hanya pada Dinkes, tetapi melibatkan semua kompinen yang ada," imbuhnya.

Momentum ini, ujar Mundrikatun juga diharapkan bisa jadi tolok ukur memperbaiki kinerja pelayanan terhadap masyarakat, sedangkan khusus stunting pada tahun 2020 ini akan dikonsentrasikan di 30 desa di Jepara dengan tahap awal 10 desa.

Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat yang membidangi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat mengatakan sefera akan memanggil instansi terkait akivat masih tingginya angka stunting di Jepara ini.

"Kita prihatin dengan kondisi ini, kami akan panggil ibstansi terkait," tuturnya.

Meskipun sudah menurun 8% Jika dibandingkan dengan tahun lalu, demikian Nur Hidayat, namun angka stunting di Jepara masih terhitung tinggi dan menjadi prioritas empat daerah di Jawa Tengah, sehingga perlu diambil langkah-langkah strategis
agar dapat ditekan secara maksimal hingga 0%, seperti sudah dilakukan daerah lain. (AS/OL-09)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Cegah Penyebaran Covid-19, Aceh Berlakukan Jam Malam

👤Hendra Saputra 🕔Senin 30 Maret 2020, 05:51 WIB
Maklumat bersama yang dikeluarkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, jam malam diberlakukan sejak pukul 20.30 WIB sampai...
ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Kerepotan Hadapi Pemudik

👤Kristiadi 🕔Senin 30 Maret 2020, 05:00 WIB
Kasus pemudik positif terjangkit covid-19 membuat repot daerah. Upaya menghadang pemudik dilakukan dengan berbagai...
DOK YOUTUBE/KRATON JOGJA

Tetap Berkesenian walau Harus di Rumah

👤Ardi Teristi Hardi/N-3 🕔Senin 30 Maret 2020, 03:00 WIB
Gerak Beksan Nir Corona tersebut diunggah di akun resmi Instagram Keraton Yogyakarta,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya