Sabtu 29 Februari 2020, 08:00 WIB

Wali Kota Bengkulu Galang Gerakan Peduli Yatim

Marliansyah | Nusantara
Wali Kota Bengkulu Galang Gerakan Peduli Yatim

MI/Marliansyah
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan bersama anak yatim di masjid Agung At-Taqwa di Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu.

 

ANAK-ANAK yatim muslim maupun nonmuslim dipastikan akan mendapat kebahagiaan melalui Gerakan Peduli Yatim (GPY) yang berlaku di Kota Bengkulu.

Salah satu anak yatim menganut agama Nasrani yang mendapat perhatian GPY adalah Gloria, warga Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu,  Bengkulu.

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan langsung ke rumah Gloria setelah mendapatkan informasi dari warga setempat,  sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Bengkulu, terhadap warganya melalui program GPY.

Helmi yang menyapa dengan lembut dan penuh kasih sayang membuat Gloria tak sungkan mendekat­kan dirinya kepada Wali Kota Bengkulu, dan meminta agar dirinya diangkat menjadi anak asuh.

Helmi mengatakan, seluruh anak yatim di Kota Bengkulu, harus mendapatkan kebahagiaan untuk kehidupannya sebagaimana mestinya dengan kehidupan yang tentram dan bahagiaan.

“Seluruh anak yatim yang ada di Kota Bengkulu, berhak memiliki harapan sama seperti anak-anak lainnya yang mendapatkan kebahagiaan,” katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pemerintah harus hadir memberikan harapan dan kebahagiaan dengan tidak memandang suku dan agama.

Selain itu, melalui GPY, Pemerintah Kota Bengkulu untuk memastikan keselamatan dunia dan akhirat kepada anak yatim melalui uluran tangan-tangan para pejabat di pemerintah setempat untuk memberikan santunan dan menjadi orangtua asuh dari anak yatim.

“Pendidikan diberlakukan sebagaimana mestinya harus sekolah hingga kuliah untuk mewujudkan mimpinya mencapai masa depan agar nantinya anak-anak ini menjadi pemimpin yang berjiwa besar,” imbuhnya.

Selama ini, katanya, banyak anak yatim yang terabaikan kebahagiaan mereka dan pemerintah harus hadir memberikan kepastian 100% anak yatim mendapatkan kebahagiaan dan masa depan yang cerah dengan mendapatkan orangtua angkat yang memperhatikan setiap kebutuhan.

Melalui GPY, katanya, diharapkan dapat membangun kebersamaan dan silatuhrahmi di antara seluruh umat beragama di Kota Bengkulu. Hal itu dimaksud agar kondisi aman dan tentram sehingga terjalin suatu kerukunan umat beragama berjalan dengan baik.

Saat ini,  jumlah keseluruhan anak yatim di Kota Bengkulu sebanyak 1.409 telah memiliki orangtua asuh. Tugas orangtua asuh di antaranya memastikan semua kebutuhan sekolah, menyantuni setiap bulan minimal Rp100 ribu dan bisa lebih kalau memiliki rezeki.

“Memang semua yang diberikan ini tidak mencukupi kebutuhan mereka akan tetapi bisa mengubah pemikiran mereka, yang selama ini tidak ada yang memperhatikan kemudian sekarang ada yang perhatian kepada mereka,” katanya.

Semua pejabat di Kota Bengkulu telah mengambil bagian untuk menjadi orang tua asuh anak yatim, seperti Wali Kota Bengkulu mempunyai 10 anak asuh, Sekretariat Daerah Kota Bengkulu delapan, kepala dinas empat, camat tiga dan lurah satu sampai dua orang anak.

Selain itu, warga Kota Bengkulu, yang memiliki rezeki lebih dapat mengambil peran sebagai orangtua asuh melalui program GPY. (MY/S1-25)

Baca Juga

MI/Martinus Solo

Simpan Ganja 2,2 Kg, Dua Pemuda di Sorong Ditangkap

👤Martinus Solo 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:22 WIB
Kedua pemuda itu terancam hukuman penjara seumur...
MI/Benny Bastiandy

Seorang Kades di Cianjur Diduga Pro Salah Satu Paslon

👤Benny Bastiandy, Budi Kansil 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:19 WIB
Bawaslu Kabupaten Cianjur memproses kasus dugaan tindak pidana pelanggaran diduga dilakukan oleh Kades Pusakasari Kecamatan Leles,...
MI/Apul Iskandar

Wali Kota Tebing Tinggi Dukung Pemekaran HKI Daerah XIV

👤Apul Iskandar 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 07:14 WIB
Lokasi pemekaran daerah bertempat di HKI Brohol Kecamatan Air Putih Kabupaten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya