Jumat 28 Februari 2020, 20:30 WIB

Pemkab Bangli Apresiasi Warganya Kembangkan Wisata Berbasis Alam

Ruta Suryana | Nusantara
Pemkab Bangli Apresiasi Warganya Kembangkan Wisata Berbasis Alam

ANTARA
Wisata Alam

 

PEMERINTAH Kabupaten Bangli menyatakan serius akan mengembangkan pariwisata terutama yang berbasis alam sesuai potensi daerahnya. Selain itu juga tetap memberi ruang dan mengapresiasi warganya yang berani merintis wisata berbasis alam di daerahnya.

Seperti terobosan yang dilakukan salah seorang warga Bangli, Komang Alit yang membuat objek wisata berbasis alam asli Bali yakni Bangli Domestic Geniune atau yang disingkat Bangli Dogen.

Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta sangat mengapresiasi atas keberanian dari Komang Alit, sang pemilik sekaligus pengeloa Bangli Dogen tersebut. "Apa yang telah dilakukan Komang Alit selaku pemilik 'Bangli Dogen' adalah hal yang luar biasa," puji Wabup Sedang Arta saat hadir sekaligus meresmikannya, Jumat (28/2).

Menurut Sedana Arta, belakangan ini banyak bermunculan spot-spot baru baik itu berupa wisata selfi dan spiritual di daerahnya, seperti
diantaranya Bukit Cemeng, Waterfall Gua Raja, dan terakhir adalah wisata hutan pinus. "Artinya hal ini telah menunjukkan bagaimana masyarakat Bangli telah terbuka kesadarannya akan potensi yang dimiliki dan telah berani melakukan terobosan, berani mendeklarasikan bahwa kawasan ini akan dikembangkan menjadi kawasan pariwisata," ucap Wabup Sedana Arta.

Sedana Arta mengakui, daerahnya memiliki kekayaan alam yang bisa dimanfaatkan. Hanya saja ditekankan kembali, dalam memanfaatkannya jangan sampai merusak kelestarian alam itu sendiri. Kata dia, Pemerintah Kabupaten Bangli merasa bangga dan mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dibuat oleh masyarakat Bangli dan ke depan pemerintah akan semakin serius untuk memberikan rencana-rencana pengembangan pariwisata dalam bentuk blue print-nya sehingga masyarakat bisa melihat dengan jelas seperti apa dan bagaimana peta jalan pariwisata Bangli ke depan.

"Kalaupun hal itu belum bisa diakomodir, maka hal inilah yang harus digarap, yaitu memberi ruang para pelaku pariwisata Bangli utuk
mengembangkan diri dengan koridor dan desain- desain yang kita sepakati bersama," ujarnya.

Sementara pemilik Bangli Dogen, Komang Alit mengatakan rintisan objek wisata yang dibuat itu asli buatan lokal dan benar-benar lokal.
Kata Dogen berikut kepanjangannya domestic geniune ini sudah dirumuskan sejak enam tahun silam, hasil dari survei di daerah lain
yang akhirnya ditetapkan tempat yang dikelola tersebut sebagai Bangli Dogen dengan konsep I love Bangli yang diharapkan ada sinergi yang
kuat antara semua pihak, baik pelaku pariwisata, kepala lingkungan, pemerintah dan UKM-UKM yang ada di Kabupaten Bangli.

Dengan mengusung konsep vila dengan nuansa alam yang benar benar masih asli, Bangli Dogen juga menyediakan produk kerajinan asli Bangli yang akan di-branded sebagai asli kerajinan khas Bangli, sehingga hal itu dapat membantu penjualan dari para perajin masyarakat yang ada di sekitarnya. "Harapan kami bagaimana keberadaan kami di Bangli bisa berkembang dan UMKM yang ada di Bangli bisa menjadi satu sistem untuk maju bersama," harapnya. (OL-12)

Baca Juga

MI/Palce Amalo

Laboratorium Covid-19 di NTT Beroperasi Akhir April 2020

👤Palce Amal 🕔Rabu 08 April 2020, 15:55 WIB
Pembangunan laboratorium (lab) untuk pemeriksaan swab pasien terjangkit virus korona (covid-19) di Nusa Tenggara Timur, rampung akhir April...
Facebook @institutteknologibandung

Tiadakan Wisuda, ITB Terbitkan Ijazah Digital

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 08 April 2020, 15:13 WIB
"Cara membedakan yang asli dengan yang palsu, masyarakat dapat memeriksanya di laman...
MI/Ruta Suryana

Perolehan Gerakan 10 Ribu Masker di Bali Lampaui Target

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 08 April 2020, 14:55 WIB
Dari 10 ribu yang ditergetkan, sampai hari ini sudah terkumpul 22 ribu masker,  bantuan dari pelaku UKM, pengusaha, hingga gerakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya