Kamis 27 Februari 2020, 20:13 WIB

Pembangunan Terminal Kijing Diharapkan Lancar

Widhoroso | Nusantara
Pembangunan Terminal Kijing Diharapkan Lancar

ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Seorang petugas memantau proyek pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, tahun lalu.

 

INDONESIA Port Corporation (IPC) II menghormati proses pembebasan lahan untuk pembangunan Terminal Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat yang telah ditetapkan Pengadilan Negeri (PN) Mempawah. IPC berharap proses pengosongan lahan bisa berjalan baik dan lancar.

“Keputusan PN Mempawah sudah berkekuatan hukum tetap. Hendaknya semua pihak menghormati putusan ini, sehingga pembangunan Terminal Kijing yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalbar berjalan lancar,” kata General Manager IPC II Cabang Pelabuhan Pontianak, Adi Sugiri dalam siaran persnya,4eewe Kamis (27/2).

Hal tersebut dikemukakan Adi terkait eksekusi pengosongan 8 bangunan dan 7 lahan milik 15 warga Desa Bundung Laut dan Kunyit Laut, Mempawah. Pengosongan dilakukan setelah PN Mempawah mengeluarkan putusan eksekusi pada Desember 2019. Surat pemberitahuan eksekusi dikeluarkan PN Mempawah pada 24 Februari 2020.

Menurut Adi, secara umum, pembebasan lahan warga untuk pembangunan Terminal Kijing berjalan lancar. Sekitar 97% lahan seluas sekitar 200 hektare milik 924 warga telah dikosongkan. Sisanya yang sekitar 3%, pembebasannya masih membutuhkan proses.

“Sejak awal kami sadar bahwa warga berhak mendapatkan ganti rugi yang pantas, yang kami sebut sebagai ganti untung. Nilai kompensasi yang disiapkan bahkan melampaui NJOP, serta di atas nilai yang ditetapkan Pemprov Kalbar berdasarkan rekomendasi Tim Terpadu,” jelasnya.

Adi memastikan bahwa pembebasan lahan dilakukan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada. “Warga yang menerima sudah 97%. Seharusnya pemberian ganti rugi ini makin cepat selesai dan tidak ada lagi penolakan,” ujarnya.

Menurutnya, mekanisme ganti rugi lahan untuk pembangunan Terminal Kijing mengacu pada Perpres Nomor 62 Tahun 2018. Perpres itu mengatur bahwa nilai ganti rugi didasarkan pada perhitungan tim penilai Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), yang bekerja secara independen dengan melibatkan masyarakat.

Terminal Kijing merupakan pengembangan dari Pelabuhan Pontianak. Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, Terminal Kijing akan menjadi salah satu dari tujuh terminal hub (penghubung), yang akan memperkuat konektivitas nasional. (A-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Berhitung Matang sebelum Mengunci Kota

👤JI/DG/YH/MR/DW/PO/N-2 🕔Selasa 31 Maret 2020, 03:00 WIB
KENEKATAN Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Dedy Yon Supriyono melakukan karantina wilayah secara ketat berbuah...
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Karantina 14 Hari bagi Pemudik

👤Tim/N-2 🕔Selasa 31 Maret 2020, 02:30 WIB
GELOMBANG kedatangan pemudik terbukti sulit dibendung. Sejumlah kepala daerah pun sigap menyiapkan karantina selama 14 hari bagi mereka...
MI/Pius Erlangga

Pakar: Penyemprotan Disinfektan Seharusnya Bukan ke Tubuh

👤Agus Utantoro 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:55 WIB
Sebenarnya disinfentan tidak perlu disemprotkan ke tubuh manusia, tetapi ke benda-benda yang sering digunakan bersama, misalnya gagang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya