Kamis 27 Februari 2020, 18:19 WIB

PNS DKI Terpapar Radikalisme Terancam Dipecat

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
PNS DKI Terpapar Radikalisme Terancam Dipecat

MI/ BARY FATHAHILAH
Pengendara motor melintas di dekat spanduk bertuliskan Tolak Paham Radikalisme & Anti Pancasila di Jalan Margonda, Depok

 

PNS DKI Jakarta yanag terbukti terpapar radikalisme akan terancam sanksi pemecatan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Chaidir menuturkan informasi itu didapat dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"(Sanksinya) Dipecat. (Itu sesuai) hak dan kewajiban PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah 53 Nomor 2010 (tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil)," kata Chaidir di Gedung Balai Kota, Jakarta, Kamis (27/2).

 

Baca juga: Satu PNS DKI Terpapar Radikalisme

 

BKD saat ini masih menyelidiki identitas satu PNS DKI yang terpapar paham radikalisme itu. BKD berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Menurut Chaidir, setelah Kesbangpol mengetahui identitas PNS tersebut, baru dilaporkan ke BKD.

"Yang kami dapat satu. Tapi identitasnya dia ada di SKPD mana, NIP-nya berapa, kami belum dapat," kata Chaidir.

Chaidir menuturkan, pihaknya menyelidiki secara menyeluruh. Salah satu yang ialah soal status PNS DKI yang terpapar radikalisme itu, apakah dia berstatus tetap atau pindahan.

"Kalau pindahan berarti masuk dari unit lain. Pada pemeriksaan tahap akhir atau penelitian khusus di SKPD atau unit lain lolos di mana. Jangan-jangan yang diduga satu orang ibukan dari PNS dki adanya di kementerian tapi bilangnya lokasi di DKI. Tapi kalau sudah ada bukti kuat sesuai PP 53 ya kita berhentikan," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara

Apakah Gerindra Layak Dipercaya? Ini Jawabannya

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 07 April 2020, 13:20 WIB
"Semakin dihina dan dihantam semakin tegar, semakin kuat dan semakin membalas demi...
MI/Susanto

Menkes Setujui PSBB Jakarta, Tidak Termasuk Bodetabek

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 07 April 2020, 13:15 WIB
Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan Busroni mengatakan PSBB yang diajukan oleh Pemprov DKI Jakarta hanya mencakup...
MI/Susanto

Kader PKS Gagal Jadi Wagub, Tifatul: Dari Awal Udah Enggak Niat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 07 April 2020, 13:05 WIB
Tifatul pun kembali menyinggung kesepakatan yang pernah ada antara PKS dan Gerindra saat maju Pilgub DKI pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya