Kamis 27 Februari 2020, 17:53 WIB

Penumpang Bandara Wiriadinata Tasikmalaya Masih Rendah

Kristiadi | Nusantara
Penumpang Bandara Wiriadinata Tasikmalaya Masih Rendah

MI/Adi Kristiadi
Memasuki H-5, pemudik memenuhi terminal penumpang yang mengunakanpesawat ATR 72-600 Wings Air (Group Lion) rute Tasikmalaya -Jakarta.

 

BANDARA Wiriadinata Tasikmalaya, Jawa Barat, masih tetap melayani para penumpang dari Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Pangandaran, Banjar dan Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 Wings Air (Group Lion) dengan rute Tasikmalaya - Jakarta PP.

Sayangnya animo penumpang  menggunakan pesawat ATR 72-600 Wing Air masih rendah. Salah satu penyebabnya jadwal pemberangkatan yang tanggung. 

Danlanud Wiriadinata Tasikmalaya, Letkol Nav Ali Sudirman Pasaribu mengatakan, sekarang ini jumlah penumpang yang menaiki pesawat baik yang mendarat maupun terbang rata-rata mencapai 30-40 persen tetapi pada hari libur pun tidak pernah mencapai 100 persen. Kondisi itu, sudah tentu belum memberikan kontribusi keuntungan bagi maskapai karena jumlahnya masih sedikit.

"Kami pernah berkomunikasi dengan beberapa pihak dari maskapai menyampaikan keinginan warga. Namun ternyata persoalannya bukan pada operator melayani route penerbangan Tasikmalaya -Jakarta PP, tetapi permasalahan itu jadwal pemberangkatan dan pendaratan sangat padat dari Halim Perdanakusuma dan tidak memungkinkan digeser ke pagi hari," katanya.

Ali mengatakan, pelayanan penerbangan dari Tasikmalaya - Jakarta PP selama ini sekadar memenuhi kewajiban maskapai tapi berharap pemerintah setempat ikut mencari solusi agar jumlah penumpang bisa naik.

"Jadwal penerbangan itu sekarang ini banyak dikeluhkan warga karena datangnya siang hari tapi dari maskapai saat ini tidak bisa digeser ke pagi hari mengingat pendaratan sekarang ini sangat padat dari Jakarta," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, rendahnya penumpang untuk menggunakan pesawat di Bandara Wiriadinata akan tetap dievaluasi tetapi untuk sekarang belum memiliki data otentik tapi pemerintah daerah secara optimis bisa semakin ramai. "Sampai sekarang ini belum menerima laporan berkaitan dengan jumlah penumpang, tetapi kami akan meminta berapa persen ke Jakarta dan ke Tasikmalaya menggunakan pesawat ATR 72-600 Wings Air tersebut," paparnya. (OL-12)

Baca Juga

ilustrasi/mediaindonesia.com

Peran Wartawan Vital untuk Edukasi Covid-19 tapi Minim Dukungan

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Minggu 05 April 2020, 13:40 WIB
Wartawan bisa memperjuangkan orang lain, tapi susah memperjuangkan dirinya. Bahkan, untuk mendapatkan masker dan hand sanitizer pun...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.

Gugus Tugas Covid-19 Babel Larang Semprot Disinfektan ke Tubuh

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 05 April 2020, 12:48 WIB
Pihaknya pun, lanjut Mikron, sudah meminta tim di lapangan dan kabupaten/kota untuk menggantikan cair disinfektan dengan cair lain...
Ant/Novrian Arbi

Giliran Pejabat dan DPRD Cianjur Ikut Rapid Test Covid-19

👤Benny Bastiandy 🕔Minggu 05 April 2020, 12:40 WIB
Setelah semua prioritas menjalani rapid test covid-19, barulah pejabat dan anggota DPRD Cianjur akan mendapat rapid test...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya