Kamis 27 Februari 2020, 14:45 WIB

Dekranas Berupaya Kembangkan dan Promosikan Kerajinan Babel

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Dekranas Berupaya Kembangkan dan Promosikan Kerajinan Babel

MI/Rendy Ferdiansyah
Dekranas Berupaya Kembangkan dan Promosikan Kerajinan Babel.

 

Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) akan berupaya menciptakan dan menumbuhkan wirausaha baru. Hal ini dilakukan dengan mengembangkan kerajinan asli Bangka Belitung (Babel) melalui sektor kerajinan dan melakukan promosi serta mendorong perluasan pasar produk kerajinan baik secara online maupun offline.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Dekranas Wury Ma'ruf Amin saat membuka Workshop e-Smart IKM bagi 200 perajin di Provinsi Babel, di Gale-Gale Restoran, Bangka Tengah, Kamis (27/2).

"Kegiatan ini merupakan wujud kemitraan antara Dekranas dengan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dalam hal ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Wury.

Agar, lanjutnya, dapat mendorong pertumbuhan industri kerajinan yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi, yang pada akhirnya akan menjadikan industri kerajinan sebagai industri yang berorientasi ekspor.

Ia menjelaskan Kementerian Perindustrian dalam workshop ini memperkenalkan Teknologi Revolusi Industri 4.0 dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang yang berasal dari ASN di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pembukaan Bimbingan Teknis Desain Produk Pewter (Kerajinan logam khas Babel) bagi 20 perajin, dan Serah Terima Mesin/Peralatan casting pewter untuk IKM Kerajinan Pewter Provinsi Bangka Belitung.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perindustrian yang telah mengadakan kegiatan Workshop e-Smart IKM, Pengenalan Teknologi Revolusi Industri 4.0, dan Bimbingan Teknis Desain serta Fasilitasi Mesin/Peralatan Produk Pewter bagi para perajin. Semoga para peserta terus berkarya serta berinovasi demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan para perajin khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” lanjutnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk Kementerian Perdagangan Bimbingan Teknis penguatan produk Lokal (Makanan-Minuman) bagi 100 UMKM, Pembukaan Bimbingan Teknis pembuatan sandal hotel bagi 20 UMKM dan Serah Terima Bantuan sarana perdagangan dari Kementerian Perdagangan berupa gerobak, coolbox dan tenda dagang untuk Kota Pangkalpinang, Kab Bangka Selatan, Kab Belitung, dan Kab Bangka.

“Sinergitas dari para pemangku kepentingan diperlukan guna merealisasikan program-program strategis dalam menjadikan industri kerajinan sebagai penggerak ekonomi yang bisa meningkatkan taraf perekonomian para perajin,” jelas Wury.

Menurut Wury, kerajinan merupakan salah satu sektor industri kreatif yang mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Industri kerajinan yang didominasi oleh pelaku IKM ini dinilai terus berkembang, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan yang cukup besar.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Bangka Belitung (Babel) Melati Erzaldi Rosman mengatakan, kehadiran Dekranasda membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan di bidang industri kerajinan, yang mendorong semangat kewirausahaan para perajin menjadi kreatif, inovatif, open minded, serta dapat memanfaatkan peluang.

Di masa modern ini, lanjutnya, dengan hadirnya teknologi, telah mengubah pola pikir dan gaya hidup masyarakat dari konvensional menjadi digital. Hal ini merupakan tantangan serius bagi para pelaku industri, khususnya kerajinan.

Untuk itu, setiap perajin dituntut untuk update teknologi. Dengan pertumbuhan jumlah industri kerajinan di Bangka Belitung yang cenderung meningkat hingga mencapai 1.416 unit yang menghasilkan kerajinan khas Babel dengan kearifan lokal meliputi tenun cual, pewter, batu satam, kopiah resam, batik, rajutan dan anyaman.

Dekranasda menurutnya berupaya menjawab tantangan perubahan jaman dengan melakukan beberapa program strategis bagi pelaku industri kerajinan melalui pelibatan berbagai pihak untuk menciptakan gerakan pengembangan produk kerajinan, mulai dari hulu sampai ke hilir.

"Saat ini, kita telah melakukan berbagai upaya konkrit dengan melakukan branding secara massif terhadap kain cual. Selain itu, kita juga telah memfalisitasi pengembangan skill/kemampuan perajin dalam bentuk pelatihan atau pendampingan, serta secara rutin mengikutsertakan para perajin dalam event pameran nasional seperti : INACRAFT dan KRIYANUSA sebagai bentuk fasilitasi promosi dan pemasaran," ungkap dia.

Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran, Ketum Dekranas Ibu Wuri Ma'ruf Amin berserta rombongan ke Provinsi Babel. "Kita berharap dengan kedatangan Ibu Wury Ma'ruf Amin ini dapat memberikan dampak positif bagi perajin di Babel," ucapnya.(RF/OL-10)

Baca Juga

MI/John Lewar

Bupati Manggarai Barat Serukan Gunakan Masker, Warga: Stok Kosong

👤John Lewar 🕔Selasa 07 April 2020, 21:08 WIB
"Sudah diimbau ke seluruh masyarakat. Karena virus ini bisa menyerang melalui pernafasan,"...
MI/Reza Sunarya

Pemkab Subang Temukan Kasus Pertama Positif Covid-19

👤Reza Sunarya 🕔Selasa 07 April 2020, 21:05 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Subang, Jawa Barat mengkonfirmasi  1 pasien positif korona pertama di sana. Pasien merupakan warga  Subang...
ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO

Kemenag Yogyakarta Siapkan Panduan Ibadah dari Rumah saat Ramadan

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 20:57 WIB
Sejalan dengan imbauan dari berbagai organisasi Islam besar yang ada di Indonesia seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang mengimbau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya