Kamis 27 Februari 2020, 14:32 WIB

Revitalisasi TIM, DPRD: Bohong Jika Anies Tidak Cari Keuntungan

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Revitalisasi TIM, DPRD: Bohong Jika Anies Tidak Cari Keuntungan

MI/Susanto
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta.

 

KETUA DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, merespons pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang menyatakan tidak mencari keuntungan dalam pembangunan wisma di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM).

Politisi PDIP itu meminta Anies untuk berbicara jujur. Menurutnya, Anies berpotensi mencari keuntungan dari proyek tersebut.

"Kita sepakat dengan pemikiran Pak Gubernur. Ada pusat kesenian kebudayaan bertaraf internasional, saya sepakat Pak untuk pemasukan kita juga kok. Tapi, kalau dibilang enggak ada keuntungan di situ, bohong lah Pak," pungkas Prasetyo kepada Anies dalam rapat dengar pendapat Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Kamis (27/2).

"Wong internasional, pasti ada keuntungan mengundang orang. Nah, ini saya minta dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X ini kita terbuka saja," imbuh Prasetyo.

Sebagai pimpinan DPRD DKI, dirinya tidak akan menghambat kinerja Pemprov DKI terkait kebijakan anggaran. Kepada anggota Komisi X DPR RI, Prasetyo mengatakan proyek revitalisasi TIM sudah disetujui. Namun, dengan catatan tidak ada pembangunan hotel bintang lima.

Baca juga: Pemprov DKI: Revitalisasi TIM untuk Tingkatkan Martabat Seniman

"Saya enggak pernah hambat. Saya ketok palu. Tapi kalau rasio (anggaran) ada yang enggak bener, sampai mati enggak akan saya kasih. Ketua Banggar saya, ketua DPRD saya. Palu ada di saya, uang ada di Gubernur. Ayo kita sama-sama berkomunikasi," papar Prasetyo.

Prasetyo berulang kali mengkritik Anies dalam hal komunikasi. Penolakan para seniman atas pembangunan wisma juga dianggap akibat komunikasi yang buruk dengan Pemprov DKI. Sehingga, menyebabkan para seniman beraudiensi dengan Komisi X DPR RI pada 17 Februari lalu.

"Kalau semua hanya pintar sebelah kanan, goblok ya sebelah kiri enggak betul juga. Ini pemerintah daerah. Ayo kita bangun Jakarta. Saya bicara ke Pak Gubernur ayo yang baik teruskan, yang jelek ayo kita bicara. Ini kan seenak jalannya," tegasnya.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR RI, Anies menjelaskan tujuan revitalisasi TIM. Dia menegaskan pihaknya tidak mencari keuntungan dalam proyek yang dikelola PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Negara tidak mencari untung. Negara hadir untuk mencari konstitusi. Kalau swasta mencari untung. Kalau milik negara memcari pembangunan. BUMD bekerja untuk kepentingan daerah," pungkas Anies.(OL-11)

Baca Juga

MI/Andry Widyanto

Ingin Tambah Penginapan Untuk Nakes, DKI Survei Hotel Swasta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:25 WIB
Hal itu karena bertambahnya jumlah kasus positif covid-19 di ibu kota, membuat semakin banyak nakes yang terjun menangani penyakit yang...
MI/Pius Erlangga

Kini, Jarak Keberangkatan Kereta LRT Jadi 30 Menit

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:05 WIB
PT LRT Jakarta pun melakukan perubahan kebijakan pada layanan operasi dengan mengubah jarak keberangkatan atau headway kereta dari 10 menit...
Istimewa

Polsek Gambir: Pemalakan di Cideng tidak Ada. Itu Hoaks!

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 30 Maret 2020, 18:55 WIB
Informasi yang beredar di tengah masyarakat itu berisikan keluhan pengemudi mobil yang diberhentikan karena diminta sejumlah uang oleh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya