Kamis 27 Februari 2020, 13:23 WIB

Kejaksaan Negeri Depok Bersiap Raih WTP 2020

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Kejaksaan Negeri Depok Bersiap Raih WTP 2020

MI/Kisar Rajagukguk
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) M. Adi Tougarisman

 

KORPS Adhyakda Kota Depok optimis meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun ini.

Optimisme itu disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) M. Adi Tougarisman saat menyambangi Gedung Putih Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Jalan Boulevard, Cilodong, Kota Depok, Rabu (26/2).

"Saya optimis Kejaksaan Negeri Kota Depok tahun ini akan meraih opini WTP dari BPK," katanya

Keoptimisan Tougarisman tersebut diungkapkannya setelah melihat secara langsung managemen perubahan di kejaksaan tersebut. "Ada enam aspek managemen yang telah dilakukan yang menjadi penilaian opini WTP, " ujar dia.

Keenam aspek managemen dimaksud adalah kejaksaam berkomitmen mengubah polapikir perilaku, kemudian penata pelaksanaan, artinya managemen, administrasi, kemudian termasuk sebagai manusia penggunaan IT. " Pengawasan juga kita tingkatkan, intinya ada enam area perubahan itu bagaimana maksimal kita ubah," tutur dia.

Kejaksaan Negeri Depok menurutnya sudah melaksanakan potensi dari mulai pimpinan sampai kebawah, seluruh anggota. "Saya lihat mereka berkomitmen untuk itu. Kita tinggal mengarahkan dan membimbing bagaimana melaksanakan enam area perubahan tadi."

"Saya secara pribadi yakin mempunyai keyakinan dan tekad kemudian rancangan kerjanya, personalnya juga ada kayakinan untuk saya tahun ini Kejaksaan Negeri Kota Depok ini akan meraih WTP, " tegasnya.

Di jawa Barat sendiri baru tiga Korps Adhyaksa yang sudah meraih WTP dari BPK. Ketiga tersebut ialah Kejaksaam Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Kejaksaan Negeri Kota Bandung dan Kejaksaan Negeri Cirebon.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa kejaksaan tidak hanya sebagai lembaga penegak hukum, tapi tentu ada keterkaitan dengan sisi pemerintahan.

Karena, lanjutnya Kejaksaan menyadari bahwa Korps Adhyaksa itu harus berperan dari sisi pemerintahahan. Artinya, kejaksaan harus bersatu dalam menjalankan pembangunan.

Kejaksaan yang mengawal pembangunan kejaksaan pula yang mengawasi sekaligus terlibat. Itu satu sisi. Sisi kedua atau sisi pokoknya sebagai penegak hukum UImaka, ada target-target perkembangan kemajuan. Bagaimana cost penegak hukum itu bermuara kepada sebagian yang diharapkan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kejari Kota Depok Yudi Triadi mengatakan gedung putih Kejaksaan Negeri Kota Depok tidak lagi kumuh jika dibandingkan dengan kondisi sebelum-sebelumnya. "Untuk besuk tahanan kita tak manual lagi, begitu halnya dengan pengambilan tilang tak sesak-sesakan di loket. Intinya pelayanan telah dipersingkat," tandasnya (OL-13)

Baca Juga

Antara

Anies: 283 Jenazah Dibungkus dengan Plastik, Petugas Pakai APD

👤Selamat Saragih 🕔Senin 30 Maret 2020, 20:34 WIB
Hal itu berpijak pada fakta bahwa 283 jenazah dimakamkan menggunakan protokol pemulasaran jasad pasien covid-19 sejak awal Maret...
Antara/Akbar Nugroho Gumay

Anies Pastikan 5 Kebutuhan ini Tersedia Jika Jakarta Lockdown

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 30 Maret 2020, 20:31 WIB
"Di dalam usulan kami ada beberapa sektor yang harus tetap bisa berkegiatan, adalah energi, pangan, kesehatan, komunikasi, dan...
MI/Tri Subarkah

Beroperasi Normal, Terminal Pulogebang Mulai Sepi Penumpang

👤Tri Subarkah 🕔Senin 30 Maret 2020, 20:25 WIB
"Mau nggak mau harus pulang kampung. Soalnya di Jakarta kan sudah nggak kerja. Terus mau makan apa kita? Saya di proyek sudah lima...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya