Kamis 27 Februari 2020, 10:55 WIB

Pansus Banjir DKI Mulai Bekerja Pertengahan Maret

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pansus Banjir DKI Mulai Bekerja Pertengahan Maret

MI/RAMDANI
Banjir yang menggenangi kawasan Benhil, Jakarta, Selasa (25/2).

 

DPRD DKI Jakarta tengah memproses pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Banjir.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menyebut dalam satu dua pekan ini mekanisme pertama yang dilalui DPRD adalah membentuk pansus.

Ketua DPRD DKI akan mengirimkan surat kepada setiap ketua fraksi agar mengirimkan sejumlah nama yang diutus menjadi perwakilan fraksi dalam pansus.

"Satu dua minggu ini mungkin pansus akan terbentuk ya. Karena kan setiap fraksi juga butuh waktu untuk memilih siapa yang dijadikan anggota pansus," kata Zita di Jakarta, Kamis (27/2).

Jumlah anggota Pansus termasuk ketua dan sekretaris akan berjumlah 25 orang.

Baca juga: 1.253 PNS DKI Cuti Akibat Banjir

Fraksi PDIP menjadi fraksi yang paling banyak mendapat jatah jumlah anggota pansus yakni enam orang diikuti Fraksi Partai Gerindra sebanyak lima orang dan PKS sebanyak empat orang.

Sementara itu, PSI, Partai Demokrat, Partai NasDem, dan PAN akan mendapat jatah anggota pansus masing-masing dua orang. Lalu Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai PKB-PPP akan mendapat jatah masing-masing satu orang dalam pansus.

Jatah ini sesuai dengan perolehan kursi di DPRD DKI.

Zita mengatakan, setelah pansus terbentuk, anggota pansus akan memutuskan tahapan penyelidikan berulangnya banjir di Jakarta sejak 1 Januari lalu yang telah terjadi hingga tujuh kali.

Terakhir banjir terjadi pada Selasa (25/2) dan hingga hari ini masih ada wilayah yang genangannya belum surut.

"Nanti kita tetapkan mekanisme pemeriksaannya seperti apa, bisa saja memanggil jajaran Dinas Sumber Daya Air, juga dinas yang lain yang terkait, juga para ahli," tukasnya.

Ia pun menegaskan hasil akhir pansus memang berupa rekomendasi. Namun, pansus bersifat hukum yang kuat sehingga Pemprov DKI harus menjalankan rekomendasi itu.

"Kita kan mitra ya. Kita memiliki kekuatan hukum, kita punya pressure ke Pemprov DKI. Jadi sebaiknya itu dilaksanakan. Kalau nggak dilaksanakan ya kita treatment ke Pemprov DKI nanti juga bisa beda dengan yang sekarang," tegas Zita.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta memutuskan membuat pansus guna menyelidiki bencana banjir di Jakarta.

Zita menyebut banjir tidak lagi merendam wilayah yang berdekatan dengan sungai melainkan juga perumahan yang tidak dilalui sungai. Banjir juga muncul hanya disebabkan hujan lokal yang turun selama beberapa jam saja.

Hal itu sudah membuat kehidupan warga Jakarta mengkhawatirkan dan menimbulkan rasa tidak aman. (OL-1)

Baca Juga

Istimewa

Ilham Bintang Gugat Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank Rp100 M

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 08:35 WIB
Meski pelaku pembobolan bank dan pencurian data ponsel telah dijatuhi hukuman penjara, Ilham Bintang tetap menggugat perdata Indosat...
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

BPBD DKI Jakarta Ingatkan Potensi Hujan Lebat Hingga 27 Oktober

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 06:57 WIB
Siklon tropis Molave di daratan Filipina bergerak ke arah barat berpotensi terjadinya hujan lebat dan angin mengguyur Jakarta hingga...
Dok. Pribadi

Hari Listrik Nasional, PLN Bekasi Santuni Ratusan Anak Yatim

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 03:55 WIB
YBM PLN UP3 Bekasi memberikan bantuan pendidikan senilai Rp20 juta kepada sanggar Kabasa yang bekerjasama dengan Teladan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya