Kamis 27 Februari 2020, 09:45 WIB

Polisi Segera Ungkap Motif Pembunuhan Siswi SMPN di Tasikmalaya

Kristiadi | Nusantara
Polisi Segera Ungkap Motif Pembunuhan Siswi SMPN di Tasikmalaya

MI/Kristiadi
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto (tengah)

 

SATUAN Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota mulai mengungkap kasus pembunuhan Delis Sulistina, 13, siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya yang ditemukan di dalam gorong-gorong sekolahnya, Senin (27/1) lalu.
 
"Dalam waktu dekat, kepolisian setempat akan menetapkan tersangka kasus pembunuhan setelah berhasil pengumpulan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi serta kesesuaian sudah mengarah ke arah pelaku atau tersangka," kata Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, Kamis (27/2).

Anom mengatakan kasus pembunuhan tersebut sampai sekarang ini belum bisa diungkap ke publik karena masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut dan berjanji dalam waktu dekat ini akan segera mengungkap secara lengkap termasuk menangkap pelakunya dan apakah motif yang dilakukannya tersebut.

"Hasil otopsi dari tim Forensik Polda Jawa Barat tersebut menjadi bukti otentik terutama dalam menetapkan pelaku atau tersangka. Namun, hasil otopsi tersebut sudah keluar tapi semua bukan untuk konsumsi warga karena nantinya akan dijadikan sebagai alat bukti di pengadilan negeri dan hasilnya itu ada kesesuaian dengan para saksi mengarah ke pelaku," ujarnya.

Baca juga: Aniaya Ibu, Jebolan The Voice Indonesia Ditangkap

Anom mengungkapkan kasus bermula saat warga Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menemukan mayat yang berada di dalam gorong-gorong di gerbang sekolah SMPN 6 Kota Tasikmalaya, Senin (27/1) sore.

Mayat tersebut saat ditemukan warga masih memakai seragam lengkap mulai dari pakaian pramuka, berkerurung, sepatu, tas gendong berisikan identitas dan buku tulis.

"Tim Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengevakuasi jenazah tersembunyi di dalam gorong-gorong setelah membongkar tembok beton saluran drainase. Masyarakat awalnya, mengeluhkan setiap hujan di depan rumah airnya selalu meluap ke jalan dan saat dicek menemukan ada orang di dalam yang menghambat saluran air tapi warga setempat hanya terlihat awalnya itu kerudungnya," paparnya. (OL-1)

Baca Juga

Dok BPBD Kabupaten Ciamis

Atap Ruang IGD Roboh, 13 Pasien Dievakuasi

👤Kristiadi 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 07:15 WIB
Atap gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lantai dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat roboh, Senin...
ANTARA/ BBKSDA Riau

BKSDA Aceh Selamatkan Harimau Sumatra Terkena Jerat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 06:43 WIB
Harimau Sumatra tersebut diperkirakan berumur 2-3 tahun dengan jenis kelamin betina dan memiliki berat 45–55...
MI/John Lewar

Gugatan Paket Misi Ditolak, Koalisi Edi-Weng Tidak Terkejut

👤John Lewar 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 06:34 WIB
Gugatan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Manggarai Barat, Maria Geong dan Silverus Sukur (paket Misi) ditolak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya