Kamis 27 Februari 2020, 09:30 WIB

Trump Sebut Risiko Virus Korona di AS Sangat Rendah

Nur Aivanni | Internasional
Trump Sebut Risiko Virus Korona di AS Sangat Rendah

AFP/Mark RALSTON
Chinatown di Los Angeles, Amerika Serikat sepi karena kekhawatiran akan virus korona

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (26/2), mengatakan risiko virus korona terhadap warga AS "sangat rendah". Itu karena tindakan yang diambil pemerintahnya, seperti pembatasan perjalanan bagi pada pelancong Tiongkok.

"Karena semua yang telah kami lakukan risikonya kepada orang-orang Amerika tetap sangat rendah," katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (27/2).

Administrasi Trump meminta anggaran sebesar US$2,5 miliar kepada Kongres AS untuk mengembangkan perawatan, vaksin, dan persediaan peralatan penting nasional.

Namun, diakui Trump, ia senang menghabiskan lebih banyak jika itu ditawarkan Demokrat.

"Kami siap beradaptasi dan kami siap melakukan apa pun yang harus kami lakukan ketika penyakit itu menyebar, jika penyakit itu menyebar," katanya.

Baca juga: Gara-Gara Virus Korona, Arab Saudi Bekukan Umrah

"Kami meminta US$2,5 miliar dan kami pikir itu banyak. Tetapi Demokrat dan saya kira, Senator Schumer ingin kami memiliki lebih dari itu. Dan biasanya dalam hidup saya katakan kami akan menerimanya," katanya.

"Kami akan menghabiskan apa pun yang sesuai, akan melakukan apa pun yang mereka inginkan," tambahnya.

Trump juga mengumumkan penunjukan Wakil Presiden Mike Pence untuk memimpin AS dalam merespons Covid-19.

"Saya akan mengumumkan sekarang bahwa saya akan menempatkan wakil presiden kita, Mike Pence," kata Trump.

"Mike akan bekerja dengan para profesional dan dokter dan semua orang yang bekerja dalam tim," tambahnya. (OL-1)

Baca Juga

AFP

Korsel Batasi Jumlah Siswa Sekolah

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:10 WIB
KOREA Selatan kemarin membatasi jumlah siswa yang bersekolah di sekitar ibu kota Seoul menyusul munculnya kembali kasus...
AFP

Barat Kecam UU Keamanan Hong Kong

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:55 WIB
AMERIKA Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada kemarin mengecam Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong yang baru...
AFP

Media Sosial Jadi Sasaran Presiden Trump

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:35 WIB
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya