Rabu 26 Februari 2020, 21:25 WIB

Normalisasi Batang Tapan Bakal Telan Rp164 Miliar

Yose Hendra | Nusantara
Normalisasi Batang Tapan Bakal Telan Rp164 Miliar

Ist
Sungai Batang Tapan

 

PEMERINTAH Kabupaten Pessel, Sumatra Barat bakal menormalisasi sungai setempat dengan dana sebesar Rp167 miliar. Untuk tahap awal, pengendalian banjir di Tapan digelontorkan dana sebesar Rp40 miliar dengan panjang aliran sungai sekitar 1,4 kilometer.

"Jika tak ada aral melintang, Maret ini pengerjaannya sudah dimulai. Sebab, kontrak lahan sudah diserahkan masyarakat dalam bentuk hibah
seluas 2,7 hektare," kata Kepala Bidang Sungai Pengelola Sumber Daya Air Sumbar Syafril, Rabu (26/2).

Menurutnya, karena besarnya biaya normalisasi dan penguatan tebing Batang Tapan, maka pengerjaannya dilakukan secara bertahap melalui APBD Pessel, APBD Sumbar, dan APBN melalui Balai Sungai Wilayah V pusat.

"Sebelumnya, sudah kami anggarkan sekitar Rp1 miliar untuk penguatan tebing Batang Tapan ini. Semoga nantinya tidak ada kendala," ujarnya. Bupati Hendrajoni pada kesempatan itu menyebutkan, untuk normalisasi dan penguatan tebing Batang Tapan setidaknya dibutuhkan anggaran sekitar Rp585 miliar.

Dia menambahkan, "Setidaknya butuh setengah miliar lebih. Sebab, pada 2010 Dinas PSDA Pessel sudah menganggarkan pula sebesar Rp200 juta," ucapnya

Menurutnya, hingga kini pihaknya bersama pejabat terkait terus melakukan langkah konkret untuk mencari solusi terkait penanganan dan pengendalian banjir Batang Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan Ranah Ampek Hulu Tapan. "Tak hanya di Tapan, termasuk Kota Painan dan seluruh kecamatan yang ada di Pessel," tuturnya.

Ia mengakui, jika masuk musim hujan Pesisir Selatan merupakan daerah terparah terdampak banjir dikarenakan kondisi alam yang tidak kondusif. Bahkan, selain menimbulkan kerugian materi, banjir yang terjadi selama ini juga menyebabkan terganggunya jalur transportasi. "Oleh karena itu, pengerjaan normalisasi dan pengamanan tebing ini sangat mendesak (urgent)," ucapnya lagi.

Selanjutnya Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni berharap partisipasi masyarakat untuk bisa membebaskan lahan miliknya untuk bisa dilaksanakan pembangunan. "Percuma pembangunan direncanakan sedangkan lahan yang terkena dampak tidak mau dibebaskan," pungkas Ketua DPW Partai NasDem Sumatra Barat ini. (OL-12)

Baca Juga

MI/Kristiadi

Selain Banjir, Kawasan Tasikmalaya Dilanda Longsor

👤Kristiadi 🕔Rabu 08 April 2020, 13:46 WIB
"Tim gabungan belum melakukan tindakan apapun karena kondisi tanah masih labil dan mudah bergerak. Selain itu, diperlukan alat berat...
MI/Depi Gunawan

Solidaritas Warga Bantu Penyembuhan Keluarga Positif Covid-19

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 08 April 2020, 13:45 WIB
SOLIDARITAS warga Kompleks Cipageran Asri, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat ini patut...
MI/Ardi Teristi

Warga Yogyakarta Gotong Royong Bikin Jamu Empon-Empon

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 08 April 2020, 13:44 WIB
Ada sebelas bahan alami yang digunakan, yaitu jahe, kencur, kunyit, sereh, temulawak, kapulaga, cengkeh, daun jeruk, kayu manis, dan gula...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya