Rabu 26 Februari 2020, 20:36 WIB

APSKI Tegaskan Posisi sebagai Mitra Pemerintah

Mediaindonesia.com | Humaniora
APSKI Tegaskan Posisi sebagai Mitra Pemerintah

Istimewa
APSKI menyelenggarakan APSKI Member Meeting yang merupakan kegiatan rutin bagi asosiasi dan anggotanya.

 

ASOSIASI Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) menyelenggarakan APSKI Member Meeting yang merupakan kegiatan rutin bagi asosiasi dan anggotanya untuk saling memberikan perkembangan terkini terkait industri dan kondisi. Kegiatan itu juga menghadirkan pembicara dari pemangku kepentingan industri suplemen kesehatan yaitu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang diwakili oleh Staff Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan dr Alexander K Ginting.

Ketua APSKI, Patrick Kalona mengatakan bahwa pertemuan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan untuk saling memberi masukan dan informasi bagi anggota APSKI tentang perkembangan industri, regulasi dan isu-isu kesehatan terkini.

Baca juga : Mengenal dan Mencegah Terjangkit Virus Korona

Dengan forum ini, diharapkan anggota ASPKI selalu siap dalam merespon dinamika kondisi kesehatan di Indonesia. Hal ini juga ditujukan untuk memperkuat posisi APSKI sebagai mitra pemerintah dalam menangani berbagai isu kesehatan yang berpotensi mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia, seperti kejadian terbaru yaitu penyebaran virus Covid 19.

Cepatnya penyebaran virus Korona yang dimulai pada akhir Desember 2019 lalu, membuat berbagai pihak, bekerja keras untuk menemukan pola pengobatan dan vaksin.

“Pemerintah Indonesia merespon kejadian Coronavirus dengan sangat cepat, bahkan sebelum negara-negara lain melakukan tindakan preventif. Berbagai upaya yang sudah dilakukan sejak pertengahan Desember 2019 itu mendapat apresiasi dari WHO. Berbagai cara telah dilakukan pemerintah seperti memperketat screening di berbagai pintu masuk seperti di bandara dan pelabuhan internasional serta melakukan identifikasi dan mitigasi,” ujar Alexander.

Ia menambahkan daya tahan tubuh menjadi kunci untuk menghadapi virus Korona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, menjaga etika batuk, mengonsumsi makanan sehat serta meningkatkan kekebalan tubuh dengan perbanyak vitamin.

“Tubuh memiliki sistem pertahanan mandiri, sebagai mekanisme alami untuk melawan masuknya benda asing dari luar, seperti virus, bakteri, jamur. Bila daya tahan tubuh lemah, maka virus, bakteri dan jamur akan mudah masuk. Suplemen dan vitamin juga perlu dikonsumsi terutama untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” kata Alexander.

“Edukasi terkait gaya hidup sehat dengan melakukan olahraga dan mengkonsumsi vitamin dan nutrisi seimbang terus kami lakukan kepada anggota APSKI dan konsumen. Tindakan pencegahan dengan menjaga daya tahan tubuh akan menjadi penting dalam menanggulangi penularan berbagai penyakit. Untuk itu, kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya edukasi guna menanggulangi berbagai penyakit dan berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera,” tutup Patrick. (RO/A-1)

Baca Juga

Antara/Risyal Hidayat

Pertamina Kebut Kesiapan RS Darurat dan Rujukan Covid-19

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 07 April 2020, 15:14 WIB
Langkah itu sesuai mandat Kementerian BUMN, agar Pertamina berperan aktif dalam penanganan pasien...
AFP

Penelitian Vaksin Covid-19 Minimal Satu Tahun

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 07 April 2020, 13:58 WIB
Hal itu diungkapkan Menteri Ristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro. Kecuali, terdapat vaksin yang sudah dikembangkan di luar...
MI/ARYA MANGGALA

Raline Shah Ajak Sumbang Sembako Untuk Pekerja Informal

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 13:43 WIB
Uang hasil donasi nanti, tutur Raline, akan disumbangkan untuk membeli sembako, masker, dan hand sanitizier bagi para...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya