Rabu 26 Februari 2020, 20:33 WIB

Bela Anies, PA 212: Banjir Kodrat Alam, Tidak Bisa Dilawan

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Bela Anies, PA 212: Banjir Kodrat Alam, Tidak Bisa Dilawan

Antara/Fanny Octavianus
Anak-anak bermain air di underpass Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang terendam banjir.

 

KETUA Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, angkat bicara soal banjir yang melanda wilayah Jakarta. Menurutnya, bencana ini bukan sepenuhnya kesalahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melainkan disebabkan cuaca ekstrem.

"Saat ini memang Jakarta sedang dilanda banjir lagi. Memang dikarenakan cuaca yamg ekstrem dan itu kodrat alam, yang Allah sudah dijadikan. Jadi, tidak bisa kita lawan walau dengan berbagai upaya," kata Novel saat dikonfirmasi, Rabu (26/2).

Banjir akibat cuaca ekstrem, lanjut Novel, tidak hanya melanda wilayah Jakarta. Wilayah Jawa Barat, Banten dan Surabaya, juga tidak lepas dari banjir. Menyoroti penanganan banjir, dia menilai Anies sudah melakukan yang terbaik.

Baca juga: Soal Banjir Kali ini, Gubernur Anies: Itu Air Lokal

Novel lantas membandingkan banjir di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Banjir saat itu, katanya, sampai menggenangi area Istana Kepresidenan, hingga kawasan Balai Kota Jakarta.

"Kebanjiran saat itu jelas lebih memalukan dan terjadi lagi di awal 2014. Sampai tiga hari belum surut dan warga Jakarta tidak merasakan perhatian dari Ahok. Sehingga, masih ada sekat antara gubernur dan rakyatnya," pungkas Novel.

"Itu jauh dari rasa kebersamaan dalam suka dan duka, karena karakter Ahok yang kasar sampai dikejar warganya dan diusir," imbuhnya.

Berdasarkan data BNPB per Rabu (26/2), sekitar 19.901 warga atau 5.954 kepala keluarga (KK) mengungsi di wilayah Jabodetabek. Jumlah tersebut tersebar di 214 kelurahan dan desa, dengan jumlah terdampak tertinggi di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan titik pengungsian tersebar di 89 pos, dengan terbanyak di Jakarta Timur sekitar 53 titik.(OL-11)

 

 

 

 

Baca Juga

Ilustrasi

Cerita Sahabat Tentang Mira yang Dibakar Hidup-hidup di Cilincing

👤Sri Utami 🕔Rabu 08 April 2020, 14:45 WIB
Yuni yang dihubungi, Rabu (8/4), mengungkapkan Mira yang biasa berkumpul di lapak parkir di kawasan Cilincing Jakarta Utara ini dikeroyok...
Antara

Nisfu Syakban, MUI Depok: Dari Rumah Masing-Masing saja

👤Kisar Rajaguguk 🕔Rabu 08 April 2020, 14:29 WIB
"Salat Jumat yang wajib saja bisa di rumah. Kalau Nisfu Syakban kan tidak wajib...
ramayana.co.id

120 Karyawan Ramayana Depok Di-PHK, 180 Dirumahkan

👤Kisar Rajaguguk 🕔Rabu 08 April 2020, 14:22 WIB
"Karena virus korona, kita enggak ada harapan lagi untuk melanjutkan aktivitas. Akhirnya pihak manajemen menutup perusahaan,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya