Rabu 26 Februari 2020, 23:55 WIB

BTN Incar Potensi Bisnis Kawasan Jaksel

MI | Ekonomi
BTN Incar Potensi Bisnis Kawasan Jaksel

ANTARA
Direktur Utama BTN Pahala N Mansury

 

PT Bank Tabungan Negara makin proaktif menggarap potensi bisnisnya. Perseroan pun merelokasi kantor cabang Jakarta Kuningan untuk memaksimalkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di kawasan Jakarta Selatan.

Perseroan memindahkan kantor cabang Jakarta Kuningan yang semula berada di Gedung Wisma Budi ke lokasi baru yakni Tower Plaza BP Jamsostek Lantai 1, 2, dan 9, Jalan HR Rasuna Said Kav. 112 Blok B, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Kantor baru tersebut juga menawarkan fasilitas smart branch dengan berbagai kemudah­an teknologi bagi para nasabah dan debitur BTN.

Direktur Utama BTN Pahala N Mansury mengatakan pihaknya tengah fokus mengembalikan hakikat sebagai bank tabungan. Upaya itu dilakukan dengan meningkatkan inovasi untuk menjemput simpanan dari masyarakat.

Melalui relokasi kantor cabang Jakarta Kuningan itu, ujar Pahala, BTN bersiap menggarap potensi wilayah Kuningan. Hasil kajian perusahaan menilai wilayah perkantoran serta permukiman tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar sejalan dengan mobilitasnya yang tinggi.

“Dengan relokasi ini, kami berupaya memberikan layanan dan menghimpun dana masyarakat yang tinggal maupun bekerja di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan,” jelas Pahala dikutip dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/2).
 
Pahala juga menyebut perkembangan ekonomi di kawasan tersebut masih menjanjikan. Apalagi, dengan dibangunnya kawasan transit oriented development/TOD sehingga akan mempermudah mobilitas para pekerja Ibu Kota, termasuk di kawasan Kuningan. Dengan potensi mobilitas yang tinggi tersebut, BTN mengincar tabungan ritel para kaum urban hingga dana korporasi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pun menunjukkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita di wilayah Jakarta Selatan cukup tinggi. BPS merekam dalam Statistik Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan 2019, PDRB per kapita sebesar Rp261,58 juta pada 2018. (Medcom/E-2)

Baca Juga

Ist

Yang Muda yang Bedaya

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 08:26 WIB
Sejak 2018 silam, Randi pun mulai memberdayakan warga setempat untuk menggali potensi-potensi ekonomi mikro warga asli...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Tekanan Terdalam sudah Lewat

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 26 Oktober 2020, 05:35 WIB
Kuartal III 2020 diyakini sebagai titik balik Indonesia menuju pemulihan ekonomi. Indikasinya, realisasi investasi dan kinerja ekspor yang...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

LPEI Perbesar Porsi Pembiayaan Produk Halal

👤Mir/E-2 🕔Senin 26 Oktober 2020, 05:25 WIB
LEMBAGA Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendukung penuh langkah pemerintah meningkatkan ekspor produk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya