Rabu 26 Februari 2020, 17:47 WIB

Badan Otorita akan Kelola Penuh Investasi di Ibu Kota Baru

Andhika prasetyo | Ekonomi
Badan Otorita akan Kelola Penuh Investasi di Ibu Kota Baru

MI/ M Irfan
Suharso Monoarfa

 

KEPALA Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengungkapkan, investor yang hendak membangun proyek di ibu kota negara (IKN) baru hanya perlu berhubungan dengan Badan Otorita IKN.

Investor tidak perlu lagi berurusan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) demi terciptanya efektivitas dan efisiensi pembangunan.

"Badan Otorita akan diberikan kewenangan seluas-luasnya," ujar Suharso di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/2).

 

Baca juga: Airlangga Bantah Ada Salah Koordinasi dalam RUU Cipta Kerja

 

Sebagaimana diketahui, pemerintah memproyeksikan investasi yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru mencapai Rp466 triliun.

Secara rinci, dana tersebut akan berasal dari tiga pos yakni APBN sebesar Rp96 triliun, swasta melalui investasi langsung sebanyak Rp120 triliun dan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha yang mencapai Rp250 triliun.

"Tapi angka ini masih bisa berubah-ubah. Kita tidak mematok proyek ini khusus untuk swasta, ini untuk KPBU, tidak seperti itu," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Layani 25 Ribu Penumpang

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 10 Juli 2020, 15:22 WIB
Angkasa Pura II menyatakan jumlah penumpang pada awal Juni mengalami peningkatan. Perseroan juga memastikan penerapan protokol kesehatan...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Jokowi Bolehkan Penunjukan Mitra Kartu Prakerja Tanpa Tender

👤Dhika kusuma winata 🕔Jumat 10 Juli 2020, 15:10 WIB
Pemilihan mitra bisa dilakukan tanpa melalui proses tender. Hal itu tertuang dalam pasal baru yakni Pasal...
Dok/BKPM

Ini 7 Perusahaan yang Relokasi Pabriknya ke Indonesia

👤Suryani Wandari Putri 🕔Jumat 10 Juli 2020, 15:05 WIB
Total keseluruhan nilai investasi dari ketujuh perusahaan tersebut adalah US$850 juta  atau Rp11,9...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya