Rabu 26 Februari 2020, 14:26 WIB

Presiden Pastikan Kondisi WNI di Diamond Princess Terus Dipantau

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora
Presiden Pastikan Kondisi WNI di Diamond Princess Terus Dipantau

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo menyatakan pemerintah terus memperhatikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di kapal pesiar Diamond Princess, Yokohama, Jepang, sembari melancarkan diplomasi kepada otoritas setempat demi kelancaran evakuasi.

Presiden, di Balai Sidang Jakarta, hari ini, mengatakan pemerintah harus mempertimbangkan banyak aspek untuk mengevakuasi WNI dari kapal pesiar tersebut.

Beberapa aspek yang dipertimbangkan adalah fakta bahwa wabah Corona atau Covid-19 sudah semakin meluas dan menjadi ancaman serius di Jepang, Korea Selatan, Iran dan Italia. Proses evakuasi juga tetap mempertimbangkan keamanan sebanyak 267 juta jiwa masyarakat Indonesia di Tanah Air.

"Tetap (memperhatikan). Ini masih dalam proses," ujarnya.

Kepala Negara sudah meminta jajaran Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk mengkalkulasi seluruh aspek sebelum melakukan proses evakuasi.

"Ini sudah menjalar ke banyak negara. Awalnya Tiongkok, kemudian Korea Selatan juga, Jepang, Iran, Italia. Semua keputusan harus hati-hati tidak boleh tergesa-gesa," ujar Kepala Negara.

Di kapal Diamond Princess, terdapat total 78 WNI yang menjadi awak kapal. Sembilan di antara puluhan kru tersebut, dinyatakan positif terjangkit Covid-19 dan dirawat di rumah sakit di Jepang. Sedangkan 69 WNI lainnya dinyatakan sehat, menurut keterangan Menkes Terawan Agus Putranto pada Selasa (25/2).

Saat ini, Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah terlebih dahulu mengevakuasi 188 WNI yang menjadi kru kapal pesiar World Dream. Jumlah WNI yang menjadi kru kapal di World Dream lebih banyak dibanding Diamond Princess, dan letak kapal World Dream pun lebih dekat dari Indonesia.

Jokowi mengatakan para ABK World Dream selanjutnya akan dibawa ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu Sejumlah fasilitas observasi kesehatan, kata Jokowi, sudah disiapkan di pulau tersebut.

"Sebaru dipilih karena faktor kesiapan," ujarnya.

Menurut rencana pemerintah, para WNI dari kapal World Dream akan sampai di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta pada Jumat (28/2).

Setelah tiba di Sebaru, sebanyak 188 WNI dari kapal World Dream itu akan diobservasi selama dua pekan sesuaiprosedur kesehatan yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).(OL-4)

Baca Juga

AFP

Jemaah Umrah yang Tertahan di Saudi Akhirnya Pulang Hari Ini

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 09 April 2020, 18:49 WIB
Tidak ada karantina bagi jemaah mengingat di Bandara Soekarno-Hatta tidak ada tempat...
Istimewa

Curcumin, Si Penguat Imunitas Tubuh

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 April 2020, 18:35 WIB
Curcumin ialah bahan aktif yang dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune...
Antara

Pasien Sembuh Covid-19 Menjadi 252 Orang

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 09 April 2020, 17:21 WIB
Total pasien covid -19 yang sembuh berjumlah 252 orang berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemnenkes) pada Kamis (9/4) pukul 12.00...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya