Rabu 26 Februari 2020, 09:49 WIB

Tiongkok Karantina 94 Penumpang dari Penerbangan Asal Seoul

Basuki Eka Purnama | Internasional
Tiongkok Karantina 94 Penumpang dari Penerbangan Asal Seoul

AFP/Hector RETAMAL
Seorang penumpang mengenakan masker dan pelindung mata berpose saat mendarat di Bandara Internasional Pudong, Shanghai.

 

TIONGKOK mengarantina 94 penumpang dari penerbangan dari Seoul setelah tiga orang dalam penerbangan itu mengalami demam. Hal itu diungkapkan kantor berita Tiongkok CCTV, Rabu (26/2).

Ketiga penumpang itu, seluruhnya warga negara Tiongkok, tiba di Kota Nanjing pada Selasa (25/2) pagi terdeteksi setelah petugas bea cukai naik ke dalam pesawat untuk memeriksa para penumpang.

Ketiganya kemudian langsung dilarikan menggunakan ambulans ke sebuah rumah sakit untuk diisolasi dan diperiksa sementara 94 orang lainnya yang berada di dekat ketiganya dikirimkan ke sebuah hotel untuk dikarantina.

Baca juga: Kasus Virus Korona di Korsel Tembus Angka 1.000

Tidak ada satu pun dari ketiga orang itu yang memiliki riwayat melakukan perjalanan ke Wuhan, kota pusat penyebaran wabah virus korona.

Korea Selatan menjadi negara yang melaporkan pelonjakan jumlah kasus selama beberapa hari terakhir saat jumlah kasus baru menurun di Tiongkok.

Korsel melaporkan kematian ke-11 akibat virus korona dan 169 kasus baru pada Rabu (26/2). Jumlah itu menjadikan jumlah kasus virus korona di negara itu menjadi 1.146 kasus, terbesar di luar Tiongkok. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/ATTA KENARE

Iran Laporkan 133 Kematian Baru Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 18:45 WIB
Iran pada Selasa (7/4) melaporkan 133 kematian baru akibat virus covid-19. Alhasil jumlah total kematian yang dikonfirmasi secara resmi...
AFP/ROSLAN RAHMAN

Singapura Jadi 'Kota Mati' karena Pandemi Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 18:35 WIB
Distrik bisnis yang biasanya ramai di Singapura nyaris sepi pada Selasa (7/4) karena sebagian besar tempat kerja di negara itu ditutup....
AFP

PM Inggris Harus Dibantu Pasokan Oksigen di ICU

👤Henri Siagian 🕔Selasa 07 April 2020, 18:33 WIB
Meskipun telah menerima oksigen, kantor PM Inggris menyatakan Johnson masih sadar dan dipindahkan ke perawatan intensif jika dia perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya