Rabu 26 Februari 2020, 09:50 WIB

Cerita Artidjo tidak Mempan Disuap Saat di MA

Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum
Cerita Artidjo tidak Mempan Disuap Saat di MA

MI/ADAM DWI
Anggota Dewan Pengawas KPK, Artijo Alkostar.

 

MANTAN Hakim Agung Artidjo Alkostar ternyata pernah coba disuap seorang pengusaha asal Surabaya. Dia pun membongkar pengalaman percobaan suap kala memimpin Mahkamah Agung.

Dia tidak memerinci pengusaha asal Surabaya atau kasus yang dimaksud. Namun, pengusaha tersebut diungkap Artidjo menyogok hakim agar bermain dalam sebuah kasus. "Pak Artidjo yang lain sudah," kata Artidjo menirukan sang pengusaha saat jadi pembicara di Gedung KPK, Jakarta Selatan, kemarin.

Dia pun bertanya uang ini untuk apa? Artidjo juga langsung naik pitam. "Detik ini Anda keluar, kalau tidak kursi Anda saya terjang atau saya suruh tangkap. Keluar dia," kata Artidjo.

Seusai diusir, pengusaha itu tidak menyerah. Beberapa hari setelah diusir, orang itu kembali datang dengan membawa salinan cek yang tinggal diisi nomor rekening Artidjo.

Kembali digoda untuk mengambil uang haram, Artidjo semakin naik pitam. Dia pun blak-blakan mengancam si pengusaha. "Saya bilang dengan pedas, saya terhina dengan saudara itu. Jangan dilanjutkan lagi. Kalau dilanjutkan urusannya menjadi lain," tutur Artidjo mengisahkan ancamannya.

Pengusaha itu akhirnya tidak pernah kembali. Anggota Dewan KPK itu pun mengatakan penolakan perlu dilakukan untuk menghilangkan tindakan korupsi dalam penanganan kasus.

Artidjo tak sekali itu coba disuap. Dia juga pernah ditawari memainkan kasus besar. Saat itu, seorang pengacara yang mengaku mengenalnya sejak di Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta datang. "Pak Artidjo sering mau disogok berapa jumlahnya? Satu perkara yang tidak bisa saya sebutkan," ucap Artidjo mengulang pertanyaan si pengacara.

Pengacara itu bahkan sampai melobi beberapa pegawai MA untuk dipertemukan dengan Artidjo. Namun, si pengacara tak digubris karena pegawai MA menyegani Artidjo. Kini setelah Artidjo pensiun, MA dianggap melembek dalam menangani kasus korupsi. "Sepertinya tidak ada lagi yang secara (punya) kekuat-an moral menjaga dan menahan libido koruptif pada hakim-hakim di MA," kata pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar suatu kali.

Namun, kini MA mencoba berbenah. Mereka membuat laporan tahunan apa yang sudah dicapai MA. Menurut Ketua MA Hatta Ali, kegiatan ini dilakukan agar publik dapat menilai sejauh mana kinerja MA selama 1 tahun ke belakang. (Rif/P-1)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

Yasonna Tuding Penolak Pembebasan Napi Tumpul Rasa Kemanusiaan

👤Antara 🕔Minggu 05 April 2020, 10:09 WIB
Menurut Yasonna, kritik tersebut lebih banyak berimajinasi dan...
MI/MOHAMAD IRFAN

Mahfud Pastikan Koruptor Bisa Physical Distancing di Lapas

👤Antara 🕔Minggu 05 April 2020, 10:00 WIB
"Pelaku tindak pidana korupsi itu tidak uyuk-uyukan (berjubel) juga sih, tempatnya sudah luas, sudah bisa melakukan physical...
Dok Metro TV

Perppu Pilkada Bagus jika Terbit Akhir Mei

👤Van/Cah/Pro/Uta/P-1 🕔Minggu 05 April 2020, 08:50 WIB
Jika ingin menunda lagi, apalagi menunda seluruh tahapan pilkada, KPU membutuhkan landasan hukum yang kuat. Oleh karena itu, perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya