Rabu 26 Februari 2020, 09:00 WIB

PKS dan Partai Golkar Raih Titik Temu

Abdillah M Marzuqi | Politik dan Hukum
PKS dan Partai Golkar Raih Titik Temu

MI/ADAM DWI
Presiden PKS, Sohibul Iman.

 

PRESIDEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman kembali melanjutkan silaturahim kebangsaan dengan mengunjungi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, tadi malam.

Melalui keterangan tertulis, Sohibul Iman menyebut kunjungan itu dalam rangka merajut kebersamaan sebagai bagian dari entitas partai politik di Indonesia. Sohibul ingin agar masyarakat Indonesia bisa bergerak ke tingkat kepercayaan tinggi (high trust society) dengan ditandai dengan adanya kepercayaan antarelemen bangsa.

"Kemarin di hadapan anggota DPR-RI dan DPRD PKS se-Indonesia, saya sampaikan bangsa ini masih di tingkat low trust society ditandai dengan seringnya perdebatan pada hal-hal yang sepele. Kita ingin menunjukkan bangsa ini bisa menuju high trust society dengan dicontohkan adanya kepercayaan antarparpol, meski berbeda pilihan," urai Sohibul, kemarin.

Sohibul juga menyebut pilihan politik Partai Golkar dan PKS di level nasional saat ini berbeda. Golkar berada di dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, sedangkan  PKS di luar pemerintahan. Meski demikian, PKS meyakini ada titik temu antara PKS dan Golkar sebagai sesama anak bangsa.

"PKS meyakini meski berbeda secara politik di tingkat nasional, ada titik temu yang bisa kita bicarakan sebagai anak bangsa. Mencari titik temu alih-alih membesarkan perbedaan itulah yang harus jadi semangat seluruh elemen bangsa saat ini," lanjutnya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto seusai pertemuan tertutup dengan Sohibul, mengatakan kedua partai sepakat untuk mendukung omnibus law rancangan undang-undang (RUU) cipta kerja.

"Terkait dengan RUU cipta kerja dan RUU Perpajakan, ada kesepakatan bahwa kita akan mendorong transformasi struktural perekonomian," terang Airlangga.

Sohibul menambahkan, kedua partai juga sepakat menjaga koridor konstitusi, keadilan, dan otonomi daerah, dalam pembahasan RUU itu.

Sekjen PKS Mustafa Kamal menyatakan silaturahim kebangsaan PKS akan terus digalakkan agar menjadi kebiasaan baik seluruh anak bangsa. "Alhamdulillah silaturahim kebangsaan PKS juga diteruskan teman-teman PKS di wilayah dan daerah." (Zuq/P-2)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

Yasonna Tuding Penolak Pembebasan Napi Tumpul Rasa Kemanusiaan

👤Antara 🕔Minggu 05 April 2020, 10:09 WIB
Menurut Yasonna, kritik tersebut lebih banyak berimajinasi dan...
MI/MOHAMAD IRFAN

Mahfud Pastikan Koruptor Bisa Physical Distancing di Lapas

👤Antara 🕔Minggu 05 April 2020, 10:00 WIB
"Pelaku tindak pidana korupsi itu tidak uyuk-uyukan (berjubel) juga sih, tempatnya sudah luas, sudah bisa melakukan physical...
Dok Metro TV

Perppu Pilkada Bagus jika Terbit Akhir Mei

👤Van/Cah/Pro/Uta/P-1 🕔Minggu 05 April 2020, 08:50 WIB
Jika ingin menunda lagi, apalagi menunda seluruh tahapan pilkada, KPU membutuhkan landasan hukum yang kuat. Oleh karena itu, perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya