Rabu 26 Februari 2020, 07:40 WIB

Banjir masih Mengancam

Atikah Ishmah Winahyu | Megapolitan
 Banjir masih Mengancam

MI/Ramdani
Warga menembus banjir yang merendam kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, kemarin.

 

HINGGA Maret cuaca ekstrem yang memicu hujan dengan intensitas tinggi masih akan menerpa banyak daerah di Tanah Air.

Peringatan ini dikemukakan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, melalui keterangan tertulisnya agar semua pemangku kepentingan di daerah mengantisipasi dan memitigasi bencana.

"Masyarakat diimbau waspada terhadap banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, dan pohon tumbang," kata Dwikorita.

Daerah yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat sepekan ke depan, yakni Jakarta, Aceh, Sumut, Sumbar, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jabar, Jateng, DI Yogyakarta, Jatim, Bali, NTB, NTT, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalsel, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Sultra, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Khusus ibu kota Jakarta, lanjut Dwikorita, curah hujan yang turun diprediksikan di atas 150 milimeter (mm) per hari. Di Jabodetabek kemarin hujan merata dari selatan hingga utara dengan intensitas tertinggi 278 mm.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ketika memantau luapan Sungai Ciliwung di Pintu Air Manggarai, kemarin, menyatakan pihaknya fokus pada penanganan warga masyarakat yang terdampak banjir.

Anies melanjutkan, dari 294 RW, sebanyak 236 masih terendam air. Selain itu, kedalaman air di beberapa pintu air mulai menyurut. Salah satunya di Pintu Air Manggarai menurun 115 sentimeter dari 965 menjadi 850.

Sebanyak 72 ruas jalan di DKI masih tergenang banjir sehingga pengguna kendaraan tidak bisa melewatinya. Menurut Anies, total ruas jalan di Jakarta mencapai 1.522. "Ada 72 ruas jalan tergenang. Artinya, permukaan airnya di atas 30 sentimeter sehingga belum bisa dilewati."

Banjir yang melanda Jakarta sepanjang hari kemarin, dalam penilaian Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldi Masita, menimbulkan kerugian kegiatan logistik cukup signifikan.

"Kerugian terhadap industri logistik ini mencapai Rp40 miliar-Rp50 miliar."

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, Gemilang Tarigan, menambahkan banjir mengakibatkan sekitar 6.000 truk tidak beroperasi. "Kami belum bisa menghitung kerugiannya."

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur Kota Cirebon dalam dua hari ini merendam SD Negeri 1 Desa Bayalangu Kidul sekitar 50 cm.

"Hari ini (kemarin) sudah dua hari sekolah kami terendam banjir," kata Kepala SD Negeri I Bayalangu Kidul, Durrotin.

BPBD Sumsel mencatat, dalam dua bulan terakhir terjadi 19 kali banjir, 3 banjir bandang, 7 tanah longsor, 1 kali terjangan puting beliung. Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah, mengungkapkan banjir merendam 7.547 rumah, 77 rumah rusak berat, 401 rumah rusak sedang, dan 25 rumah hanyut.

"Banjir juga merusak fasilitas umum, yakni 8 jembatan putus, 6 sekolah terendam, dan 144 ha lahan terendam. Korban mengungsi 18.993 jiwa dan 2 meninggal," ujar Iriansyah. (Ssr/Tri/UL/DW/DG/X-3)

Baca Juga

ANTARA/Rivan Awal Lingga

DPRD Ancam Batalkan Reklamasi Ancol, Ini Alasannya

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 08 Juli 2020, 09:22 WIB
Reklamasi Ancol dilarang jika tidak masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) DKI...
ANTARA/Aditya Pradana Putra

Ilham Bintang akan Bersaksi di Sidang Pembobolan Rekening

👤Antara 🕔Rabu 08 Juli 2020, 08:19 WIB
Ilham Bintang akan bersaksi dalam sidang yang menghadirkan terdakwa Desar alias Erwin, dengan perkara pencurian dengan pemberatan serta...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

Polri Siap Perang dengan Hacker

👤 (Tri/J-1) 🕔Rabu 08 Juli 2020, 07:10 WIB
KORPS Bhayangkara menyatakan kesiapan untuk berperang dengan para peretas atau hacker. Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya