Selasa 25 Februari 2020, 21:50 WIB

Jadi Ketum FPTI, Yenny Wahid Lancarkan Bantuan Banjir

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Jadi Ketum FPTI, Yenny Wahid Lancarkan Bantuan Banjir

Antara/Yulius Satria Wijaya
Kondisi banjir parah di Perumahan Bumi Naseo Indah, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

PENGURUS Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) memiliki Ketua Umum baru, yakni Zannuba Ariffah Chafsoh atau dikenal Yenny Wahid. Putri Presiden Abdurahman Wahid itu akan bertugas pada periode 2019-2023.

Yenny dan pengurus PP FPTI resmi bertugas usai dilantik Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, serta Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari. Pelantikan berlangsung di Plaza Indonesia Jakarta, Selasa (25/2).

“Memang ada permintaan dari teman-teman untuk saya ikut membantu berkiprah memajukan olahraga panjat tebing. Secara pribadi, saya sendiri memang suka dengan olahraga panjat tebing, walaupun saya tidak bisa memanjat,” tutur Yenny seusai pelantikan.

Yenny pun langsung membuat gebrakan di awal masa jabatan. Dia langsung menjalankan program bantuan banjir di Jakarta. Menurutnya, federasi panjat tebing bukan hanya membawahi olahraga memanjat. Lebih dari itu, tebing alam dan lingkungan harus dijaga.

Baca juga: Jakarta Banjir lagi, Gubernur Anies: Curah Hujan Luar Biasa

“Kita punya aset dan alat-alat yang bisa membantu korban banjir. Jadi kita siagakan teman-teman relawan untuk membantu korban banjir. Terutama di Jakarta yang diprediksi tiga hari ke depan masih turun hujan,” ucap Yenny.

Pihaknya berencana menyiapkan perahu karet yang dimiliki federasi, untuk mengevakuasi masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang terdampak banjir. Yenny pun segera memulai pelatihan nasional (pelatnas) panjat tebing, meski anggaran dari pemerintah belum cair.

“Sebentar lagi mereka akan latihan di pelatnas. Awal Maret target saya sudah mulai. Saya ingin mengirim mereka ke Jepang, karena di sana banyak dinding dan tebing yang fasilitasnya jauh memadai,” pungkasnya.

Yenny akan memanggil empat pemanjat putra dan tiga pemanjat putri untuk fokus berlatih di Mandala Krida, Yogyakarta. “Kami akan membantu mereka untuk memaksimalkan peluang di Olimpiade,” tuturnya. Aspar Jaelolo dan rekannya akan disiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Panjat Tebing Asia di Korea Selatan, yang termasuk kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo.(OL-11)

Baca Juga

Dok PBSI

PBSI Manfaatkan Mundurnya Olimpiade Tokyo

👤Antara 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:56 WIB
PBSI masih menunggu pengumuman resmi dari Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) mengenai kepastian proses kualifikasi...
ANTARA FOTO/Indrayadi TH

Desakan Penundaan PON 2020 Digaungkan PBSI

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:33 WIB
Menurut Budiarto penundaan tersebut agar persiapan penyelenggaraan PON bisa berjalan dengan...
MI/Pius Erlangga

Olimpiade Diundur, PBSI: Waktu Persiapan Jadi Lebih Panjang

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 31 Maret 2020, 17:30 WIB
Olimpiade Tokyo 2020 menjadi tanggal 23 Juli-8 Agustus 2021. Pengunduran satu tahun membuat PP PBSI punya banyak PR, antara lain menyusun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya