Selasa 25 Februari 2020, 21:14 WIB

WNI di World Dream Diprioritaskan Karena Lebih Terancam

Andhika prasetyo | Humaniora
WNI di World Dream Diprioritaskan Karena Lebih Terancam

MI/RAMDANI
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

 

PEMERINTAH memutuskan untuk mendahulukan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar World Dream ketimbang Diamond Princess.

Keputusan tersebut diambil lantaran tidak ada negara yang mau menerima kapal yang sempat membawa beberapa orang pengidap korona itu.

"Kalau Princess Diamond, walaupun status mereka di kapal, mereka sudah di daratan Jepang. Walaupun ada yang positif, mereka sudah ada yang mengurusi, pemerintah Jepang. Logistik diberikan. Apa-apa diberikan. Sementara yang World Dream ini ditolak bersandar dimana-mana," ujar Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/2).

Maka dari itu, lanjut dia, pemerintah wajib mendahulukan penanganan WNI yang saat ini masih terombang-ambing di lautan. "Saya selaku Menkes memerhatikan yang ditolak ini. Kalau mereka kehabisan logistik dan lain sebagainya, bagaimana? Ini jelas lebih terancam dibandingkan yang di Jepang," jelasnya.

Menurut rencana, sebanyak 188 WNI di kapal World Dream akan dipindahkan ke KRI Soeharso, pada Kamis (25/2) pukul 10.00 WIB. Setelah itu, mereka akan dibawa ke Pulau Sebaru di Kepulauan Seribu untuk menjalani masa karantina selama 14 hari.

Terawan mengatakan proses karantina terhadap kru World Dream akan jauh lebih ketat dibandingkan karantina yang pernah dilakukan terhadap 238 WNI di Natuna.

"Walaupun sebelumnya tim medis Hong Kong menyatakan status seluruh ABK sehat, ada dugaan kuat mereka melakukan kontak langsung dengan sejumlah penumpang yang positif mengidap virus korona," lanjutnya.

Maka dari itu, kali ini pemerintah akan melakukan karantina di lokasi yang tidak berpenghuni. “Ada prinsip kehati-hatian. Makanya harus dibawa ke pulau yang tidak ada penduduknya,” ucap Terawan.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA/AHMAD SUBAIDI

Demam Berdarah masih Harus Diwaspadai

👤Media Indonesia 🕔Rabu 01 April 2020, 02:30 WIB
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan agar masyarakat tidak hanya terpaku pada pandemi covid-19, tapi juga tetap mewaspadai ancaman...
ANTARA/Arif Firmansyah

Langka, Penyandang Disabilitas Produksi Masker

👤Media Indonesia 🕔Rabu 01 April 2020, 01:00 WIB
Para penyandang disabilitas penerima manfaat (PM) di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Wirajaya, Makassar,...
ANTARA /HARVIYAN PERDANA PUTRA

Dorong Keterbukaan untuk Putus Mata Rantai

👤Atikah Ishmah Wahyu 🕔Rabu 01 April 2020, 00:30 WIB
Keterbukaan informasi pasien positif covid-19 dapat berguna untuk meningkatkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya