Selasa 25 Februari 2020, 20:57 WIB

Jakarta Banjir, Sektor Logistik Rugi Rp 50 Miliar

Tri Subarkah | Ekonomi
Jakarta Banjir, Sektor Logistik Rugi Rp 50 Miliar

MI/Andri Widiyanto
Kendaraan berusaha menerjang banjir yang menggenangi kawasan Tol Jatibening, Bekasi.

 

SEBAGIAN wilayah Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir pada Selasa (25/2), pascahujan mengguyur dengan intensitas tinggi. Pelaku usaha menyebut kerugian yang ditimbulkan dari terganggunya aktivitas logistik mencapai Rp 50 miliar.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldi Masita. Dia mengatakan banjir berdampak besar terhadap kegiatan logistik.

"Karena Tanjung Priok juga banjir, pengiriman dalam kota Jabodetabek juga terhambat," kata Zaldi kepada Media Indonesia, Selasa (25/2).

Baca juga: Tagar #AniesTenggelamkanDKI Jadi Trending di Twitter

Menurutnya, kerugian akibat banjir terhadap sektor logistik mencapai Rp 40-50 miliar per hari. Pelaku usaha, lanjut dia, harus mengambil langkah jangka pendek, yakni memindahkan kegiatan ekspor impor dari Jakarta ke Surabaya.

"Memindahkan proses ekspor impor dari Tanjung Priok ke Tanjung Perak, agar risiko terkait bencana seperti banjir kecil," pungkas Zaldi.

"Kita berharap banjir segera surut, sehingga besok sudah bisa beroperasi normal. Hari ini, hampir semua aktitivitas logistik di Jabodetabek terhenti," tutupnya.(OL-11)

Baca Juga

Antara

Saham Inggris Kembali Melemah Tergerus 1,09 persen

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 06:35 WIB
SAHAM-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa atau Rabu WIB (28/10), memperpanjang penurunan untuk hari kedua...
Antara

Saham Prancis Merugi Dengan Indeks CAC 40 Jatuh 1,77 persen

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 06:30 WIB
SAHAM-saham Prancis kembali ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (27/10) atau Rabu WIB, mencatat kerugian untuk hari kedua...
ANTARA/Irsan Mulyadi

Pemerintah Berencana Sesuaikan Tarif Pungutan Ekspor CPO

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 06:27 WIB
Namun, besaran tarif itu belum dipublikasikan lantaran menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang saat ini masih dalam tahap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya