Rabu 26 Februari 2020, 01:00 WIB

Pecah Kongsi, PM Timor Leste Mundur

Pecah Kongsi, PM Timor Leste Mundur

AFP
Perdana Menteri Timor Leste Taur Matan Ruak

 

PERDANA Menteri Timor Leste Taur Matan Ruak mengatakan bahwa dirinya telah mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden. Pengunduran diri tersebut dilakukan saat negara tersebut tengah menghadapi ketidakstabilan politik baru setelah runtuhnya koalisi yang mendukungnya di parlemen.

Ia telah berulang kali gagal mendapatkan pengesahan anggaran untuk tahun 2020 setelah partai terbesar dalam koalisinya, partai Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor (CNRT) yang dipimpin Xanana Gusmao, menarik dukungan.

“Saya telah mengirim surat (pengunduran diri) kepada Presiden,” kata Jose Maria de Vasconcelos atau lebih dikenal dengan Taur Matan Ruak usai bertemu dengan Presiden Francisco Guterres, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (25/2).

Ruak mengatakan ia siap untuk tetap menjabat sampai pengunduran dirinya diterima untuk menjamin kegiatan pemerintah di negara tersebut.

Dia telah didukung oleh koalisi tiga partai, Aliansi Perubahan untuk Kemajuan (AMP), yang memenangkan 34 dari 65 kursi untuk diperebutkan dalam pemilihan parlemen pada Mei 2018.

Tetapi terkadang ada kebuntuan politik dan ketegangan yang meningkat setelah Presiden, yang termasuk dalam partai oposisi Fretilin, menolak beberapa menteri yang diusulkan oleh Gusmao, karena tuduhan korupsi.

Pada Sabtu, Gusmao, presiden pertama Timor Leste dan mantan perdana menteri, mengumumkan koalisi enam partai baru yang mengendalikan 34 kursi tanpa partai Ruak yang menurutnya akan mempersiapkan pembentukan pemerintahan baru.

“Ini diatur untuk menyelesaikan kebuntuan politik saat ini,” kata Gusmao dalam konferensi pers.
“Keenam partai politik ini bertemu untuk bersatu untuk melanjutkan dan membentuk pemerintahan baru,” lanjutnya.

Negara demokrasi termuda di Asia tersebut telah dilanda ketidakstabilan politik dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu kemudian menghambat upaya untuk mengurangi kemiskinan, memberantas korupsi, dan mengembangkan sumber daya minyak dan gas yang kaya. (Channel News Asia/Nur/I-1)

Baca Juga

STR / AFP

Tiongkok Terus Pasok Alat Tes Virus Korona

👤SCMP/Hym/X-11 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:40 WIB
PERUSAHAAN-perusahaan alat kesehatan Tiongkok terus berlomba memproduksi alat tes virus korona demi memenuhi permintaan berbagai negara di...
Bhuvan BAGGA / AFP

Modi Minta Maaf kepada Kaum Miskin

👤AlJazeera/Hym/I-1 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:20 WIB
Kritik meningkat karena kurangnya perencanaan yang memadai sebelum keputusan...
JIM WATSON / AFP

Trump Perpanjang Kebijakan Social Distancing

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:00 WIB
Kebijakan social distancing atau jaga jarak sosial di Amerika Serikat (AS) diperpanjang hingga 30 April 2020. AS akan berada di jalan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya