Selasa 25 Februari 2020, 18:50 WIB

Banjir Pekalongan Kian Parah Puluhan Ribu Jiwa Terdampak

Akhmad Safuan | Nusantara
Banjir Pekalongan Kian Parah Puluhan Ribu Jiwa Terdampak

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Foto udara kondisi permukiman warga yang tergenang banjir di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (25/2)

 

BANJIR di Pekalongan kian parah, di Kabupaten Pekalongan tercatat 13.929 jiwa terdampak dan 3.154 rumah terendan, sedangkan di Kota Pekalongan banjir merendam 80% wilayah sebanyak 14.000 serta 1.776 jiwa warga mengungsi tersebar di 20 lokasi.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (25/2) bencana banjir melanda Pekalongan semakin parah dan belum ada tanda-tanda surut, hujan dengan intensitas sedang dan tinggi yang mengguyur kawasan pantura ini semakin meningkatkan banjir dan meluas.

Di Kota Pekalongan banjir merendam 80% wilayah di seluruh kecamatan yang ada seperti Kecamaran Pekalinfan Barat, Utara, Timur dan Tirto, ribuan warga juga masih bertahan di 20 titik pengungsian dengan hanya mengandalkan bantuan logistik untuk hidup.

"Jumlah pengungsi akibat banjir capai 1.776 jiwa, bahlan dimungkinkan terus bertambah mengingat hujan yang masih tinggi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Saminta. 

Banjir kali ini, lanjut Saminta, merupakan terparah dari sebelumnya karena sebanyak 14.000 jiwa terdampak dengan wilayah terparah di Kecamatan Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat. “Saat ini sejumlah dapur umum dan posko yang dipusatkan di Stadion Hoegeng terus melayani warga korban banjir, petugas dari tim gaungan juga terys bergerak mendistribusikan bantuan," imbuhnya.

Sementara itu di Kabupaten Pekalongan juga demikian, ratusan keluarga masih bertajan mengungsi dengan jumlah warga terdampak mencapai 13.929 jiwa (4.254 keluarga) dan sebanyak 3.154 rumah terendam di Kecamatan Tirto dan Kecamatan Siwalan.

Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo mengatakan banjir yang terjadi akibat luapan beberapa sungai tersebut diperkurakan sulit surut, hal ini karenaa hujan dengan intensitas sedang dan tinggi masih terus mengguyur daerah ini.

"Kita sedang berupaya mengumpulkan pengungsi di satu titik dan menambah dapur umum, sehingga lebih mudah menyalurkan bantuan," kata Budi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terpisah mengataksn saat ini banjir masih merendam di beberapa daetah, sehingga monitoring terus dilakukan untuk memastikan para korban mendapat penangan terbaik. "Setiap menit, setiap jam saya terys hubungi kepala daerah dan dibas serta instasi terkait, jika ada kesuliran Pemrov Jateng siap mengirimkan bantuan," ujar Ganjar Pranowo. (OL-12)
 

Baca Juga

Antara

Tambahan 7500 APD dan 37.500 Masker untuk Bali

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 03 April 2020, 23:50 WIB
Pemprov Bali mendapatkan tambahan 7500 Alat Pelindung Diri (APD) dan 37.500 buah masker dari Pemerintah Pusat untuk mendukung pencehan dan...
MI/Susanto

Gedung Karantina Babel punya Tim Medis Khusus Covid-19

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 03 April 2020, 23:15 WIB
Pemprov kepulauan Bangka Belitung menyiapkan tim dokter dan perawat untuk menangani ODP dan PDP yang dirawat di gedung...
MI/Widjajadi

Pasien Meninggal karena Covid-19 Bertambah Satu Orang

👤Widjajadi 🕔Jumat 03 April 2020, 22:35 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC) Kota Solo menginformasikan satu pasien covid-19 meninggal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya