Selasa 25 Februari 2020, 18:14 WIB

Lawan Korona, Trump Minta Tambahan Anggaran US$ 2,5 Miliar

Nur Aivanni | Internasional
Lawan Korona, Trump Minta Tambahan Anggaran US$ 2,5 Miliar

AFP/Mandel Ngan
Presiden AS, Donald Trump, menyampaikan pidato dalam pertemuan bisnis di New Delhi, India.

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, meminta Kongres AS untuk mengalokasikan anggaran US$ 2,5 miliar untuk melawan wabah virus korona.

Dari besaran tersebut, lebih dari US$ 1 miliar akan digunakan untuk mengembangkan vaksin. Selain itu, penambahan anggaran juga mendukung percepatan pengembangan vaksin, mendukung kesiagaan dan pengadaan peralatan.

Baca juga: Kasus Virus Korona Pertama Ditemukan di AS

"Hari ini, pemerintah mengirimkan rencana penambahan anggaran US$ 2,5 miliar kepada Kongres AS. Tujuannya mempercepat pengembangan vaksin, mendukung kesiagaan dan tanggapan, serta pengadaan peralatan dan pasokan yang sangat dibutuhkan," jelas juru bicara untuk Manajemen dan Anggaran Gedung Putih, Rachel Semmel, dalam sebuah pernyataan, Selasa (25/2).

Di lain sisi, Partai Demokrat langsung menolak permintaan tersebut. Pasalnya, usulan anggaran itu dinilai terlalu rendah dan tidak memadai untuk melawan penyebaran virus korona.

"Meskipun ada peringatan mendesak dari Kongres AS dan komunitas kesehatan masyarakat, administrasi Trump membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk meminta dana darurat," kata Ketua Komite Alokasi DPR, Nita Lowey.(Channelnewsasia/France24/OL-11)

 

 

Baca Juga

AFP/ATTA KENARE

Iran Laporkan 133 Kematian Baru Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 18:45 WIB
Iran pada Selasa (7/4) melaporkan 133 kematian baru akibat virus covid-19. Alhasil jumlah total kematian yang dikonfirmasi secara resmi...
AFP/ROSLAN RAHMAN

Singapura Jadi 'Kota Mati' karena Pandemi Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 18:35 WIB
Distrik bisnis yang biasanya ramai di Singapura nyaris sepi pada Selasa (7/4) karena sebagian besar tempat kerja di negara itu ditutup....
AFP

PM Inggris Harus Dibantu Pasokan Oksigen di ICU

👤Henri Siagian 🕔Selasa 07 April 2020, 18:33 WIB
Meskipun telah menerima oksigen, kantor PM Inggris menyatakan Johnson masih sadar dan dipindahkan ke perawatan intensif jika dia perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya