Selasa 25 Februari 2020, 10:11 WIB

Demi Keselamatan, PLN Padamkan Sejumlah Daerah Terdampak Banjir

mediaindonesia.com | Megapolitan
Demi Keselamatan, PLN Padamkan Sejumlah Daerah Terdampak Banjir

MI/AGUS MULYAWAN
Hujan deras mengguyur Jakarta sejak Senin (24/2) malam hingga pagi ini menyebabkan 326 gardu listrik dimatikan.

 

BANJIR yang melanda beberapa titik di sebagian Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Demi menjaga keselamatan warga agar terhindar dari bahaya arus listrik, PLN terpaksa melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah terdampak banjir. 

Terpantau hingga pukul 09.00 WIB sebanyak 868 gardu di DKI Jakarta, 711 gardu di Jawa Barat, dan 33 gardu di Banten yang aliran listriknya diputus sementara. Total terdapat 1.612 gardu yang aliran listriknya diputus sementara demi keselamatan warga. Sementara sebanyak 43 gardu yang banjirnya sudah surut dan dinyatakan aman, listriknya telah dinyalakan kembali.

Untuk DKI Jakarta Daerah yang aliran listriknya dipadamkan sementara diantaranya meliputi sebagian Pondok Kopi, Cempaka Putih, Menteng, Pondok Gede, Bandengan, Cengkareng, Lenteng Agung, Kramatjati, Jatinegara, Ciracas, Kebun Jeruk, Bintaro, Bulungan, dan Marunda.

Untuk Wilayah Jawa Barat meliputi sebagian Bekasi, Karawang, Purwakarta, Cikarang, dan Gunung Putri. Sementara, untuk Wilayah Banten meliputi sebagian Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong. 

"Kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan demi keselamatan masyarakat " ungkap Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka.

Imbauan kepada masyarakat apabila wilayahnya mulai tergenang air:
1. Matikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB)
2. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak
3. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman
4. Apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, segera hubungi Contact Center 123, aplikasi PLN Mobile atau Kantor PLN Terdekat meminta untuk dipadamkan.

Ketika banjir sudah surut, sebelum menyalakan aliran listrik, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.

“Sebelum menyalakan listrik di rumah, warga juga harus berhati-hati, pastikan peralatan listrik di rumah sudah bersih dan kering sebelum digunakan, karena ini juga berpotensi menyebabkan tersetrum,” jelas Made.

Untuk yang wilayahnya masih mengalami pemadaman, PLN juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan genset. 

"Mungkin masyarakat sangat ingin menyalakan listrik, karena listrik PLN belum aman untuk dinyalakan, warga menggunakan genset karena merasa rumahnya sudah aman dari banjir. Padahal instalasi listriknya masih belum aman, ini juga harus diperhatikan, karena berpotensi tersetrum," pungkas Made. (OL-09)
 

Baca Juga

MI/Susanto

Konsumsi Ganja, Dwi Sasono Akui Kesalahannya

👤Tri Subarkah 🕔Senin 01 Juni 2020, 12:40 WIB
Artis Dwi Sasono, 40, mengakui kesalahannya setelah kedapatan mengonsumsi narkotika jenis ganja. Ia berkilah bahwa dirinya bukan seorang...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Menyalahgunakan Narkotika, Dwi Sasono Minta Direhabilitasi

👤Tri Subarkah 🕔Senin 01 Juni 2020, 12:10 WIB
Pengajuan dari pengacara untuk rehabilitasi masih menunggu hasil dari BNN Kota Jakarta...
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

26 Rumah di Menteng Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

👤Antara 🕔Senin 01 Juni 2020, 11:51 WIB
Ada 33 kepala keluarga terkena dampak sehingga sebanyak 120 orang harus mengungsi karena tempat tinggalnya dilahap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya