Senin 24 Februari 2020, 21:17 WIB

Firli: Ada Bukti Baru, 36 Perkara Bisa Dibuka Lagi

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Firli: Ada Bukti Baru, 36 Perkara Bisa Dibuka Lagi

ANTARA/PUSPA PERWITASARI
Ketua KPK Firli Bahuri (tengah)

 

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan 36 perkara yang dihentikan masih berpotensi kembali dilanjutkan. Syaratnya harus ada bukti baru yang memperkuat laporan dugaan pelanggaran hukum rasuah.

"Kalau ada bukti baru, bisa dong. Bisa dong (36 perkara yang dihentikan itu dilanjutkan)," katanya di sela menghadiri diskusi bertajuk Penegakan Hukum dalam rangka Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Percepatan Pembangunan Daerah, di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (24/2).

Menurut dia, pengambilan keputusan atas 36 perkara yang berasal dari tingkat penyelidikan itu sudah sesuai mekanisme hukum. Semua pihak terlibat melaui gelar perkara dengan tim penyelidik dan penyidik berikut pimpinan KPK.

"Kita lakukan mekanisme, kita lakukan mekanisme. Semuanya sudah kita lakukan sesuai mekanisme," tegasnya.

Baca juga: KPK: Sulitnya Perizinan Jadi Pintu Gerbang Korupsi

Ia menjelaskan KPK juga tengah merampungkan 51 surat perintah penyelidikan baru, 21 surat perintah penyidikan. 

"Jadi jangan liat yang hentinya saja. Juga ada 18 orang tersangka yang sudah kita tahan, 26 orang yang ditetapkan tersangka. Semuanya kita buka, enggak ada, kecuali yang kita rahasiakan," pungkasnya. (A-2)

Baca Juga

Antara/Dedhez Anggara

NasDem: Penerapan PSBB Sebaiknya Libatkan TNI

👤Putra Ananda 🕔Selasa 07 April 2020, 16:19 WIB
Mengingat TNI memiliki kelengkapan infrastruktur dan sistem komando yang jelas. Sehingga, perlu dilibatkan dalam penanganan...
MI/SUSANTO

​​​​​​​IPW: Sosok Deputi Penindakan KPK Harus Teruji di Lapangan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 07 April 2020, 15:53 WIB
"Sehingga bisa membawa KPK pada penyelesaian kasus korupsi dengan profesional, modern, dan dipercaya publik," ujar Neta, Selasa...
Dok.MI

AJI-LBH Pers Sebut TR Kapolri Bisa Berangus Kebebasan Berekspresi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 07 April 2020, 15:47 WIB
Penggunaan pasal-pasal bermasalah yang dapat memberangus kebebasan berekspresi dan kritik terhadap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya