Senin 24 Februari 2020, 19:13 WIB

Kepada DPD RI, Mentan Syahrul Paparkan Program Kementan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kepada DPD RI, Mentan Syahrul Paparkan Program Kementan

Istimewa
Mentan Syahrul Yasin Limpo menghadiri rapat kerja yang digelar Komite II DPD RI di Ruang Rapat Komite II Gedung B DPD, Jakarta, Senin (24/

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menghadiri rapat kerja yang digelar Komite II DPD RI di Ruang Rapat Komite II Gedung B DPD, Jakarta, Senin (24/2). Dalam rapat tersebut, Mentan menjelaskan bahwa saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus merealisasikan berbagai program kerja untuk meningkatkan sumber daya manusia dan kesejahteraan petani.

"Sekarang kita sudah memiliki program Petani Masuk Sekolah (PMS) yang insyaallah akan kita terapkan di semua sekolah. Jadi, nantinya setelah lulus mereka sudah memiliki modal untuk usaha bertani. Kesejahteraan mereka pun pasti terjamin," ujar Syahrul Yasin Limpo atau akrab disapa SYL.

Selain itu, kata Syahrul, Kementan juga sudah merealisasikan sebagian program Keredit Usaha Rakyat (KUR) yang didistribusikan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Kata dia, program ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan jalanya usaha tani dan kesejahteraan petani.

"Bahkan kami sudah membentuk barisan Kostratani (Komando Strategi Pembangunan Pertanian) dengan program Geratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor) sebagai ujung tombak ekonomi nasional. Kemudian kami diperkuat dengan kecanggihan Agriculture War Room," katanya.

"Kami siap menggunakan Anggaran Kementan untuk kepentingan masyarakat, terutama untuk menaikan produksi pertanian kita," terang SYL.

Dalam kesempatanya, Syahrul juga menjamin adanya ketersediaan pangan yang cukup pada periode tahun ini. Terlebih pasokan kebutuhan untuk bulan suci Ramadhan dan hari raya Lebaran.

"Ini paling penting karena untuk mengantisipasi gejolak harga pada bulan Ramadhan, kami harus memastikan bahwa kebutuhan pangan harus cukup," tutur Mentan.

Adapun dalam rapat kerja ini dihadiri jajaran eselon 1 Kementan. Ke depan, Syahrul mengaku optimistis bahwa nilai ekspor pertanian Indonesia akan meningkat tajam.

"Walaupun saya tidak menampik bawa ada beberapa tantangan produksi pertanian yang ada. Mulai dari cuaca ekstrim, hama, hingga masalah regenerasi," tutupnya. (OL-09)

Baca Juga

AFP

Huawei Beri Cloud Gratis 1.500 Jam untuk Lawan Covid-19

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 05 April 2020, 14:46 WIB
Huawei Cloud menyediakan sumber daya cloud hingga 1.500 jam dengan dukungan profesional nonstop yang tersedia pada situs Huawei Cloud...
DOK.MANULIFE

AAJI Apresiasi Langkah OJK Tanggulangi Dampak Covid-19

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 05 April 2020, 14:08 WIB
Kebijakan countercyclical yang dikeluarkan oleh OJK bertujuan untuk menjaga stabilitas kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di tengah...
ANTARA

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Stok Bawang Merah Dipastikan Aman

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 05 April 2020, 13:54 WIB
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, mengatakan jelang Ramadhan ini, ketersediaan bawang merah dipastikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya