Senin 24 Februari 2020, 19:09 WIB

KPU Terima Pendaftaran 96 Paslon Bupati/Wali Kota Perseorangan

Deden Muhamad Rojani | Politik dan Hukum
KPU Terima Pendaftaran 96 Paslon Bupati/Wali Kota Perseorangan

MI/MOHAMAD IRFAN
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting Manik

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI telah menutup jadwal penyerahan syarat jumlah minimal pendukung bagi bakal pasangan calon Bupati/Wali Kota perseorangan pada 24 Februari 2020, dari 361 bakal paslon yang mendaftar, 96 di antaranya menyerahkan berkas ke KPU dan memenuhi syarat.

“Status yang diterima adalah sebanyak 96 bakal paslon yang diterima,” ungkap Evi Novida Ginting Manik Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Senin (24/2) di Jakarta.

Sementara itu, Evi menjelaskan ada 14 bakal paslon yang ditolak KPU, mereka adalah bakal paslon yang telah berupaya menyerahkan berkas, namun jumlah syarat minimalnya tidak terpenuhi karena tidak sesuai dengan apa yang diatur dalam Peraturan KPU.

“Salinan harus lengkap dan ada kewajiban menyerahkan berkas, kalau tidak diberikan maka ini akan ditolak,” tambahnya.

Evi mengatakan ada juga kategori bakal paslon yang batal menyerahkan, yaitu sebanyak 138 bakal paslon yang batal menyerahkan syarat dukungan ke KPU Kabupaten/Kota, mereka adalah yang sama sekali tidak menyerahkan berkas.

“Kemudian yang sudah menyerahkan, tetapi sampai hari ini kita berikan waktu sampai tanggal 26 itu ada 13 bakal paslon yang sedang dilakukan pengecekan jumlah dukungannya dan sebaran,” tuturnya.

Evi menyebut bahwa data-data yang direkap oleh KPU sampai tanggal 24 februari 2020, adalah data terakhir rekap penyerahan berkas syarat jumlah minimal dukungan bakal paslon Bupati/Wali Kota perseorangan.

“Semua ini sampai tanggal 26 juga akan berubah, apakah bakal paslon tersebut diterima atau ditolak setelah dilakukan pengecekan jumlah syarat minimal dukungan dan sebatannya,” pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

Micom

Istana Berbagi, Tebar Paket Nasi Boks

👤Andhika prasetyo 🕔Minggu 05 April 2020, 22:35 WIB
Sekretariat Presiden (Setpres) turut berupaya meringankan beban para pekerja informal seperti tukang ojek, sopir taksi dan tenaga kerja...
Antara

Polri Terbitkan Aturan Khusus Soal Hoaks dan Penghinaan Presiden

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 05 April 2020, 20:24 WIB
Ia menyebut pihak kepolisian akan menindak tegas setiap orang yang memanfaatkan pandemi covid-19 untuk menyebarkan berita bohong dan...
DOK DPR RI

Pemerintah Diminta Ciptakan Iklim Kondusif Bagi Peternak Kecil

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 April 2020, 15:50 WIB
Pemerintah juga harus menyiapkan regulasi agar peternak kecil bisa menjadi pamasok daging ayam, telur ke restoran, hotel atau katering...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya