Senin 24 Februari 2020, 18:37 WIB

Menhub: Larangan Truk ODOL Diundur Hingga 2023

Putra Ananda | Ekonomi
Menhub: Larangan Truk ODOL Diundur Hingga 2023

MI/Tosiani
Petugas Polres Temanggung memberhentikan truk kelebihan muatan dalam kegiatan razia bersama.

 

PEMERINTAH sepakat akan memberlakukan larangan beroperasinya truk kelebihan dimensi dan muatan (over dimension over loading/ODOL). Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menuturkan aturan terkait truk ODOL akan diterapkan bertahap pada 2023.

"Kita berikan toleransi sampai 2023," ungkap Budi seusai rapat koordinasi (rakor) tentang sinkronisasi ODOL di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (24/2).

Budi menjelaskan pemerintah mempertimbangkan resesi perekonomian global yang turut dipengaruhi wabah virus korona (COVID-19). Penerapan larangan ODOL dikhawatirkan berdampak pada meningkatnya biaya logistik.

"Kami tahu Indonesia sedang menghadapi masalah resesi dengan adanya (wabah virus) korona dan sebagainya," tutur Budi.

Baca juga: Pebisnis Apresiasi Penertiban Truk Kelebihan Muatan

Budi mengatakan toleransi larangan ODOL disepakati melalui proses diskusi, yang melibatkan dua kementerian terkait, yakni Kementerian Perindustrian dan Kementerian PUPR. Berikut asosiasi industri, seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Organisasi Angkutan Darat (Organda), hingga Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Keputusan toleransi larangan ODOL hingga 2023 dinilai sebagai jalan tengah terhadap kepastian di dunia indusri di tengah resesi. "Hasil diskusi dengan melibatkan para asosiasi yang berpangkal dari industri, Kadin. Serta, perwakilan kawasan industri, Organda hingga Gaikindo, sudah kita ajak bicara semua," pungkasnya.

Untuk sementara, lanjut Budi, larangan truk ODOL untuk semua jenis barang angkutan berlaku pada truk yang melintas ruas tol Tanjung Priuk hingga Bandung, yang melalui Cikampek. Budi juga meminta aktivitas distribusi mengoptimalkan penggunaan kapal Ro-Ro dan kereta api, sebagai moda alternatif untuk menghilangkan praktik ODOL.(OL-11)

 

Baca Juga

DOK: SINARMAS LAND

Sinar Mas Land Siapkan Bantuan 25.000 Alat Uji Covid-19

👤RO 🕔Selasa 07 April 2020, 21:10 WIB
Puluhan ribu rapid test kit tersebut rencananya diserahkan ke Kementerian Kesehatan sebanyak 12.500 alat dan sisanya ke sejumlah pemerintah...
Antara

Menteri PUPR Bakal Minta Relaksasi Pembayaran Kewajiban Jalan Tol

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 20:49 WIB
Jalan tol mengalami penurunan sekitar 40 sampai dengan 60 persen dari LHR pada hari-hari...
Antara

Pemerintah Percepat Program Padat Karya Tunai

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 07 April 2020, 20:08 WIB
Kementerian Koordinator Perekonomian tengah menyiapkan sejumlah program guna melindungi masyarakat dari dampak penyebaran virus korona...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya