Senin 24 Februari 2020, 17:25 WIB

Trump Datang, India Kucurkan Ratusan Miliar Tutupi Daerah Kumuh

Nur Aivanni | Internasional
Trump Datang, India Kucurkan Ratusan Miliar Tutupi Daerah Kumuh

AFP
Donald Trump dan Narendra Modi

 

PRESIDEN AS Donald Trump tiba di Ahmedabad, negara bagian barat Gujarat, India, negara bagian asal Perdana Menteri India Narendra Modi, pada Senin (24/2). Trump akan memulai kunjungannya selama sekitar 36 jam di India.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memulai hubungan antara dua negara demokrasi terbesar di dunia, yang baru-baru ini tegang karena ketegangan perdagangan.

"Kami siap untuk datang ke India, kami sedang dalam perjalanan, kami akan bertemu semua orang dalam beberapa jam," cuit Trump dalam bahasa Hindi sebelum ia mendarat, seperti dikutip dari DW, Senin (24/2).

Modi siap menyambut Trump dan istrinya Melania saat Air Force One mendarat di bandara. Usai mendarat, Trump pertama kali akan mengunjungi Sabarmati Ashram, tempat Mahatma Gandhi tinggal.

Kedua pemimpin itu kemudian akan mengunjungi stadion kriket yang baru dibangun dan disebut sebagai stadion kriket terbesar di dunia. Papan-papan baliho besar sepanjang 22 kilometer (14 mil) akan menampilkan Modi, Trump, dan ibu negara Melania.

Ribuan orang yang sebagian besar adalah pendukung dan pekerja Partai Nasionalis Hindu Bhartiya Janata (BJP) akan berdiri di sepanjang jalan tersebut dan bersorak ketika iring-iringan kendaraan Trump lewat.

Kunjungan Trump selama tiga jam ke Ahmedabad diperkirakan menelan biaya USD 13 juta. Biaya tersebut termasuk tembok yang dibangun untuk menyembunyikan salah satu daerah kumuh yang berdekatan dengan jalan yang akan digunakan oleh Trump.

"Orang-orang kami telah tinggal di sini selama tiga generasi, tetapi tidak ada yang membangun fasilitas untuk kami di sini," Keshi Saraniya, salah satu penduduk daerah kumuh.

"Orang-orang penting melewati jalan ini, tetapi kita disembunyikan. Mereka menghabiskan begitu banyak uang untuk tembok, mengapa tidak menggunakannya untuk meningkatkan komunitas kita dan menyediakan fasilitas yang lebih baik untuk kita?" tambahnya.

Badan Keamanan India telah bekerja sama dengan Dinas Rahasia AS untuk menyediakan "perlindungan keamanan yang berlapis".

ITC Maurya, hotel bintang lima tempat Trump dan rombongannya akan tinggal, telah diubah menjadi sebuah benteng. Terletak di Enklave Diplomatik kota yang sangat aman, hotel tersebut tidak akan dapat diakses oleh masyarakat umum dan semua kamarnya telah dipesan.

Tim anti-sabotase baik dari tentara dan pasukan paramiliter akan berpatroli di jalan dekat hotel. Agen keamanan juga telah mengerahkan detasemen anti-drone dan penembak jitu pada bangunan di dalam dan sekitar area.

Suite Grand Presidential, tempat Trump akan tinggal, tidak akan dapat diakses oleh sebagian besar staf hotel. Area itu akan dilindungi oleh penjagaan dalam, yang dipimpin oleh Dinas Rahasia dan satuan khusus Kepolisian Delhi.

Lapisan keamanan kedua akan dikerahkan di sekitar area lobi, parkir, dan kolam renang hotel, sedangkan lapisan ketiga akan ditempatkan di area di luar kompleks hotel. (DW/OL-8)

Baca Juga

AFP/Loic VENANCE

Tingkat Kematian Covid-19 di Prancis Meningkat

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 07 April 2020, 08:53 WIB
Jumlah total kasus di Prancis, menggabungkan statistik rumah sakit dan panti jompo, meningkat 5.171 selama 24 jam terakhir menjadi 98.010...
AFP/STR

Maroko Wajibkan Warga Gunakan Masker

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 April 2020, 08:45 WIB
Maroko telah memberlakukan darurat kesehatan nasional sejak 19 Maret dengan melarang warga meninggalkan rumah kecuali jika memiliki...
AFP/Kena Betancur/Getty Images

WHO: Dunia Kekurangan 6 Juta Perawat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 April 2020, 08:30 WIB
Kepala Eksekutif ICN Howard Catton mengatakan tingkat infeksi, kesalahan medis, dan tingkat kematian lebih tinggi di negara yang kekurangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya