Senin 24 Februari 2020, 12:15 WIB

KPK Tegaskan tidak akan Ungkap Rincian 36 Kasus yang Dihentikan

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Tegaskan tidak akan Ungkap Rincian 36 Kasus yang Dihentikan

ANTARA/Muhammad Adimaja
Pekerja membersihkan logo Komisi Pemberantasan Korupsi di gedung KPK, Jakarta

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikeras tidak akan merinci 36 kasus di tahap penyelidikan yang sudah dihentikan. KPK menolak membeberkan berdasarkan undang-undang.

"Tidak, karena itu bagian info yang dikecualikan menurut undang-undang keterbukaan informasi," kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri, Senin (24/2).

Ali menjelaskan 36 kasus itu merupakan jenis kasus tertutup. Biasanya, kata dia, tindakan dari kasus tertutup ini berupa Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Menurut dia, jenis kasus tertutup ini bukanlah konsumsi publik. Dewan pengawas (Dewas) KPK pun tidak bisa membeberkannya.

Baca juga: Penghentian 36 Penyelidikan Berdasarkan Evaluasi Matang

"Sesuai undang-undang penyelidikan tidak terkait dewas, kecuali SP3 penyidikan sesuai pasal 40 undang-undang KPK yang baru," tutur Ali.

Ali mengatakan meski sudah menghentikan penyelidikan kasus tersebut bukan berarti KPK meninggalkan dugaan korupsi yang dilaporkan. KPK bakal membuka kasus itu kembali jika ada bukti baru yang ditemukan ke depannya.

"Jika ada fakta baru kasus tersebut akan bisa dibuka kembali lidiknya," ujar Ali. (OL-1)

Baca Juga

MI/Lina Herliina

Kapolri Instruksikan Cegah Permainan Harga Pangan Saat Pandemi

👤Antara 🕔Senin 06 April 2020, 07:15 WIB
Beberapa jenis pelanggaran atau kejahatan yang mungkin terjadi yaitu permainan harga dan penimbunan barang serta adanya pihak yang...
MI/Ramdani

Implementasikan Pembatasan Segera

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 06 April 2020, 05:47 WIB
Banyak imbauan untuk menekan penularan covid-19 masih diabaikan. Karena itu, PSBB yang memiliki sanksi diharapkan efektif menumbuhkan...
MI/M Irfan

Publik Tuntut Keterbukaan Legislasi

👤EMIR CHAIRULLAH 🕔Senin 06 April 2020, 03:30 WIB
Proses pembahasan RUU Cipta Kerja dan RKUHP secara daring dikhawatirkan tidak mampu mengakomodasi dialog...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya