Senin 24 Februari 2020, 07:34 WIB

PDIP Gagal Lawan Kotak Kosong di Kabupaten Semarang

Akhmad Safuan | Nusantara
PDIP Gagal Lawan Kotak Kosong di Kabupaten Semarang

MI/CIKWAN SUWANDI
Ilustrasi

 

HARAPAN PDIP melawan kotak kosong di Pilkada Kabupaten Semarang, Jawa Tengah bakal ambyar. Tujuh partai politik bersepakat bergabung untuk berkoalisi untuk mengusung calon yang bakal maju di Pilkada 2020. Tujuh partai yang telah sepakat bekoalisi di Pilkada Kabupaten Semarang dengan mengusung calon sendiri adalah PPP, PKS, Gerindra,
PAN, Nasdem, Demokrat dan Hanura akan melawan calon yang diusung koalisi PDIP dan PKB.

Secara hitung-hitungan akan terjadi persaingan yang hebat karena mempunyai kekuatan yang sama, calon PDIP dengan 16 kursi dan PKB dengan 5 kursi, akan berhadapan dengan calon dari koalusi tujuh partai dengan kursi juga cukup besar yakni PPP 6 kursi, Gerindra 4 kursi, PAN 4 kursi, NasDem 3, Hanura 2 kursi dan Demokrat 2 kursi serta PKS 4 kursi.

Partai Golkar yang memiliki 4 kursi di DPRD Kabupaten dimungkinkan bergabung dengan koalisi PDIP dan PKB yang mengusung incumbent dalam Pilkada Kabupaten Semarang, mengingat beberapa kader Golkar sebelumnya juga telah mengikuti penjaringan calon di PDIP.

Ketua Pelaksana Harian DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono membenarkan bahwa partainya akan bergabung dengan PDIP, karena berat melawan para incumbent dalam Pilkada 2020 di Jawa Tengah.

"Terlalu berat untuk saat ini melawan para incumbent, maka mau tidak mau Golkar akan berkoalisi bersama PDIP yang mengusung petahana," kata Iqbal Wibisono, Senin (24/2).

Namun jika Partai Golkar bergabung dengan koalisi tujuh partai yang ada, maka kekuatan incumbent diperkirakan akan berkurang dan semakin berat perjuangan untuk memenangi pilkada ini. Ketua DPD PKS Kabupaten Semarang Ahmad Rifai mengatakan tujuh partai  dengan 25 kursi di DPRD Kabupaten Semarang telah sepakat membentuk
koalisi bersama untuk menandingi calon petahana yang didukung PDIP dan PKB.

"Nama calon kepala daerah dari koalisi tujuh partai itu sudah ada, tapi baru pekan depan diumumkan," kata Ahmad Rifai.

Calon yang diusung dari koalisi tujuh partai ini berasal dari kalangan profesional dan siap menghadapi petahana yang sudah memimpin Kabupaten Semarang. Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Tengah Ali Mansur secara terpisah mengatakan saat ini masih dikaji secara mendalam dan masih melakukan komunikasi politik dengan partai-partai yang ada di Kabupaten Semarang. Tentang calon yang akan diusung juga masih dalam tahap pembicaraan.

"Hingga saat ini DPD Partai NasDem Kabupaten Semarang terus melakukan komunikasi politik, namun belum memberikan laporan secara resmi ke DPW NasDem Jateng. Keputusan akhir nanti ada di DPP,"  imbuhnya.

baca juga: Pesohor Pilih Jalur Perseorangan

Sebelumnya PDIP melalui Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Kusriyanto mengatakan ada 6 daerah di Jawa Tengah, yang calonnya diusung bersama PKB untuk menghadapi kotak kosong. Salah satunya di Kabupaten Semarang. Namun tiba-tiba tujuh partai berkoalisi dan menentukan calon untuk melawan petahana. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Bagus Suryo

Formasi Malang Belum Rencana PHK Buruh Rokok

👤Bagus Suryo 🕔Minggu 05 April 2020, 11:30 WIB
FORUM Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) di Kota Malang, Jawa Timur berusaha tidak ada PHK terkait dampak wabah virus...
MI/Djoko Sarjono

Boleh Gunakan Dana Desa untuk Covid-19 tapi Jangan 100%

👤Tosiani 🕔Minggu 05 April 2020, 10:55 WIB
Dana desa tahun ini boleh digunakan untuk penanganan Covid-19, tetapi desa-desa di wilayah Temanggung, Jawa Tengah tidak dibolehkan...
Istimewa

Warga Surabaya Apresiasi Bantuan Sembako Cak Machfud saat PSBB

👤Faishal Taselan 🕔Minggu 05 April 2020, 10:15 WIB
WARGA Surabaya begitu mengapresiasi kepedulian Tokoh Masyarakat Surabaya Machfud Arifin, di tengah himbauan pembatasan sosial berskala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya