Senin 24 Februari 2020, 04:30 WIB

Gypsy King Bidik Juara Dunia Sejati

MI | Olahraga
Gypsy King Bidik Juara Dunia Sejati

AFP
Petinju Amerika Serikat, Deontay Wilder (kiri), terduduk setelah dihujani pukulan oleh lawannya, petinju Inggris, Tyson Fury

PETINJU Inggris Tyson Fury sukses membungkam juara bertahan Deontay Wilder dalam rematch laga perebutan sabuk juara dunia kelas berat WBC. Dalam pertarungan di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, kemarin, Fury menang KO di ronde ketujuh.

“Kini, sang raja telah kembali mendapatkan takhta. Saya hanya ingin mengucapkan teriakan besar kepada Wilder,” kata Fury, petinju yang berjuluk ’Gypsy King’ tersebut.

Kemenangan atas Wilder membuat Fury mampu mempertahankan rekor belum terkalahkan di karier tinju profesionalnya. Dalam 30 laga, Fury meraih 29 kemenangan, 21 di antaranya dengan KO, serta 1 kali imbang saat menghadapi Wilder 14 bulan silam.

Bagi Fury, ini gelar juara dunia tinju yang pertama setelah terakhir empat tahun lalu mengalahkan Wladimir Klitschko untuk merebut sabuk WBA, IBF, dan WBO. Fury sempat mengalami depresi dan terkena masalah minuman dan obat-obatan hingga nyaris mengancam kariernya.

Setelah mengalahkan Wilder, Fury membidik Anthony Joshua sebagai lawan berikut untuk memperebutkan gelar juara kelas berat sejati.
Joshua saat ini merupakan pemegang sabuk juara IBF, WBA, dan WBO. Di sisi lain, penampilan Wilder ketika laga ulang melawan Fury di luar dugaan para penggemar tinju. Wilder yang sebelumnya tak terkalahkan dalam 43 laga hanya mampu memberi perlawanan di ronde pertama.

Di ronde ketiga, Wilder terjatuh setelah pukulan Fury mendarat telak di wajahnya. Wilder mencium kanvas lagi sehingga kembali mendapat hitungan dari wasit. Di perte­ngahan ronde ketujuh, perlawanan Wilder berakhir setelah kubunya melempar handuk ke dalam ring.

Bagi Wilder, 34, itu kekalahan pertamanya dalam 44 pertarungan. Kekalahan dari Fury juga memupus ambisi Wilder melampaui rekor Muhammad Ali yang mampu mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat selama 10 kali secara beruntun.

“Bahkan yang terhebat pun kalah dan kembali. Saya tidak membuat alasan. Ia memang pantas menang,” jelas Wilder. (AFP/Kub/R-1)

 

Baca Juga

Antara

Nyawa Atlet lebih Penting, Pemerintah Jangan Paksakan PON Papua

👤Akmal Fauzi 🕔Rabu 08 April 2020, 15:59 WIB
Keselamatan atlet menjadi prioritas untuk...
AFP/Kirill KUDRYAVTSEV

Kualifikasi Olimpiade Atletik Ditunda Hingga Desember

👤Antara 🕔Rabu 08 April 2020, 10:13 WIB
Atlet yang sudah mencapai standar kualifikasi akan tetap mendapatkan tempatnya pada Olimpiade yang diadakan dari 23 Juli sampai 8...
AFP/AL BELLO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Federer Sebar Tantangan Volley Challenge

👤Antara 🕔Rabu 08 April 2020, 09:43 WIB
Selain menantang penggemarnya, Federer juga menantang sejumlah orang terkenal seperti ovak Djokovic, Rafael Nadal, Cristiano Ronaldo, Bill...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya