Minggu 23 Februari 2020, 07:30 WIB

Rookie Fight Semarakkan Tinju Amatir

(Faj/R-1) | Olahraga
Rookie Fight Semarakkan Tinju Amatir

medcom.id./Gregorius Gelino
Promotor Total Boxing, Vicky Permana Putra.

SEBANYAK 128 petinju amatir akan bersaing pada gelaran Rookie Fight tingkat nasional yang akan berlangsung di The Pallas, SCBD, Jakarta, hari ini. Ajang tinju yang digelar ke-10 kali ini berlangsung atas kerja sama Badan Pengusaha Pemuda Pancasila DKI Jakarta dan promotor tinju, Total Boxing.

Vicky Permana Putra dari Total Boxing mengatakan, peserta berasal dari berbagai usia dan profesi. Ia mengaku animo masyarakat pada gelaran Rookie Fight edisi ke-10 lebih terasa karena meningkatnya jumlah peserta.

"Kita lihat animonya dari tahun ke tahun meningkat. Pada edisi pertama hanya 20 peserta. Sekarang pesertanya dari berbagai latar belakang, seperti pelajar, pengacara, bank insurance, pilot, dan chef," kata Vicky, kemarin.

Walau peserta memiliki beragam latar belakang pekerjaan, Vicky menegaskan mereka yang akan tampil harus bernaung di sebuah sasana tinju. Hal tersebut diwajikan untuk mengetahui persiapan petinju dan ada pihak yang bertanggung jawab ketika bertarung di atas ring.

"Selain persyaratan sehat, dia harus bernaung dalam satu sasana tinju. Ini penting buat jadi tidak sembarang orang yang ikut, dan ada yg bertanggung jawab dengan keikutsertaan mereka," lanjut Vicky.

Lebih lanjut, Vicky mengatakan para pemenang pada ajang kali ini berkesempatan untuk terjun ke profesional. Ia mengatakan pada ajang kali ini lebih menekankan kepada prestasi ketimbang hadiah uang.

"Jadi muaranya ke pelatnas dan karier profesional. Hadiahnya itu prestasi. Kalau ingin berbicara uang, mereka bisa raih itu ketika terjun ke profesional, kalau sekarang murni berbicara prestasi," kata Vicky.

Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila, Rifki Hakim, mengatakan Rookie Fight digelar untuk menyemarakkan industri tinju di Indonesia. Dengan menarik peserta dari berbagai kalangan dan usia membuat olahraga tinju kini bisa diikuti semua orang.

"Sayang banget industri tinju tidak dinaikin. Setahu saya, industri tinju kedua menarik setelah sepak bola. Kami kemas industri ini lebih kreatif. Semoga dengan ini, industri tinju jauh lebih bangkit," kata Rifki.

Salah satu peserta, Nurul Susantono, mengaku merupakan karyawan perusahaan swasta. "Saya ikut ajang ini karena ingin menyalurkan adrenalin di atas ring," kata Nurul. (Faj/R-1)

Baca Juga

Ilustrasi

ATP Sebut Turnamen Tenis Bisa Ditunda Hingga 2021

👤Ant 🕔Jumat 10 April 2020, 04:08 WIB
Saat ini semua turnamen ATP dan WTA ditangguhkan sampai 13 Juli. Setelah sebelumnya salah satu Grand Slam yakni Wimbledon harus dibatalkan...
AFP/PETER PARKS

F1 Diusulkan Digelar tanpa Penonton

👤Widhoroso 🕔Kamis 09 April 2020, 21:10 WIB
Menyelesaikan musim balap 2020 hingga awal tahun depan juga menjadi opsi yang bisa...
AFP/OSCAR DEL POZO

Contador Lelang Sepeda untuk Bantu Perangi Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 09 April 2020, 11:30 WIB
Juara dunia tujuh kali itu memilih melelang sepeda balapnya yang pernah ia pakai pada Giro d'Italia 2011 dan Tour de...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya