Minggu 23 Februari 2020, 02:10 WIB

Gaul dan Kaya Pengalaman berkat Ekstrakurikuler

Melalusa Susthira K | Weekend
Gaul dan Kaya Pengalaman berkat Ekstrakurikuler

DOK TARI PORSENI MIPA SMA KORPRI BEKASI
Aksi tim tari daro kegiatan ekstrakurikuler di SMA Korpri Bekasi, Jawa Barat

KEGIATAN ekstrakurikuler sekolah atau biasa disebut eks­kul memang bukan hal baru. Meski begitu, hingga kini masih banyak siswa yang belum tertarik ikut serta.

Hal itu sebetulnya sangat disayangkan sebab banyak kegiatan ekstrakurikuler yang menyenangkan. Lebih dari itu, kegiatan itu justru bisa menjadi pintu untuk mengenal lingkungan pergaulan yang lebih luas dan tentu saja positif.

Ini pula yang terlihat dari acara Pekan Olahraga dan Seni Matematika IPA (Porse­ni Mipa) SMA Korpri Bekasi dan para siswa yang mengikutinya. Dalam acara yang berlangsung pada Sabtu (8/2), itu, ditampilkan sejumlah aksi dari berbagai ekstrakurikuler yang ada di sekolah tersebut.

Salah satu yang menarik ialah penampilan dari ekskul tari Saman. Penampilan para siswa di tim tersebut sangat menarik dan kompak.
Tidak mengherankan jika tim tari Saman SMA Korpri Bekasi telah beberapa kali menjuarai ajang lomba, termasuk juara 3 lomba Sejabodetabek.

Salah satu anggota tari Saman ialah Elfrada Djakiyah Nugros atau akrab disapa Kia.

Kia mengungkapkan bahwa aktif di komunitas tari membuatnya memperoleh pengalaman-pengalaman baru, misalnya, pengalaman berorganisasi dan bersosiali­sasi. Meskipun proses latihan tidaklah mudah dan kerap menyita waktu, Kia menyebut dirinya dapat belajar untuk menjadi lebih dewasa dari mengenal ragam karakter orang yang ia jumpai lewat kegiatan kesenian yang ia lakoni.

“Jujur banyak banget teman-teman aku yang enggak sekelas, enggak seangkatan, enggak sama-sama IPA, tapi kita kenal gara-gara pramuka, kita kenal gara-gara Saman. Kita tuh enggak harus selalu ada di zona nyaman,” ungkap Kia yang ditemui seusai tampil dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Matematika IPA (Porseni Mipa) SMA Korpri Bekasi, Sabtu (8/2).

Dari ekstrakurikuler tari Saman yang ia tekuni tersebut, Kia menyebut juga dapat menjadi medium bekal persiapan siswa SMA untuk menempa diri sebelum memasuki perguruan tinggi dengan aktif mengikuti berbagai perlombaan. Penghargaan yang dikantonginya tersebut membuktikan bahwa berprestasi tak harus melulu lewat bidang akademis.

“Nah, itu menurut aku penting banget soalnya kalau misalkan mau lanjut ke universitas itu pasti banyak banget juga yang harus pakai sertifikat, ada jalur sertifikat (prestasi), dan semuanya itu pasti ada gunanya. Oke sekarang kita enggak dapat manfaatnya, tapi pasti nanti pada saat kita di perguruan tinggi pasti kan pertemuannya lingkungannya lebih keras, lebih ngebuat mental kita tuh enggak goyang-goyang,” tutur Kia.

Mengasah Bakat

Senada dengan Kia, Agnes Putri Astuti juga mengatakan bahwa aktif dalam eks­trakurikuler seni tari tak kalah penting dalam mengimbangi kegiatan belajar mengajar di sekolah guna mengasah minat dan bakat. Remaja yang aktif menekuni ekstrakurikuler tari Jaipong di sekolahnya itu mengungkapkan ia memperoleh pelajaran untuk percaya diri tampil di depan umum dan belajar arti solidaritas serta kekompakan lewat menggeluti tari Jaipong.

“Mungkin kan kita kalau berprestasi juga enggak harus di bidang akademis, jadi kita harus bisa nyari juga di bidang nonakademisnya, siapa tau di nonakademisnya itu kita bisa. Senang saja, kayak bisa tampil di mana-mana, juga bisa hadir di acara-acara juga, jadi juga enggak bosen kegiatannya juga enggak kayak belajar-belajar doang, ada sanggar, ekskul,” ujar Agnes yang duduk di kelas 10 MIA SMA Korpri Bekasi.

Sementara itu, Poespa Noer yang aktif mengikuti ekstrakurikuler tari Bali menyebut bahwa mengikuti berbagai perlombaan tak harus selalu diartikan sebagai ajang kompetisi. Lebih dari itu, Poespa mengaku bahwa perlombaan-perlombaan yang sering kali ia ikuti sebagai wadah untuk bersosialisasi dengan bertemunya banyak siswa dari sekolah-sekolah lain.

Selain Poespa, Kia dan Agnes juga sepakat mengatakan bahwa remaja seusianya penting untuk melestarikan kebudayaan asli Indonesia agar tak hilang tergerus zaman, misalnya, lewat seni tari tradisional yang mereka lakoni. Pasalnya, kebudayaan asli Indonesia seperti tarian tradisional mulai tergerus dengan masuknya kebudayaan-kebudayaan asing yang menyusup lewat berbagai medium. Keprihatinan mereka atas hal tersebut lantas memicu ketiganya untuk berprestasi dan mengembangkan potensi diri lewat seni tari tradisional Indonesia.

Sementara itu, Pembina Porseni MIPA SMA Korpri Bekasi, Heri Mulyono, menuturkan bahwa ajang yang konsisten diadakan setiap tahun oleh sekolahnya bertujuan menjadi wadah bagi para siswa-siswi untuk mengembangkan minat dan bakat. Selain itu, melangsungkan ajang sebesar Porseni Mipa yang dilangsungkan selama 6 hari dan diikuti 112 sekolah dan lebih dari 200 siswa dapat mengajarkan para muridnya arti pen­tingnya sebuah proses.

“Kita mendidik secara langsung ke siswa kita yang mana mengadakan (acara) itu ada proses, ada proses interaksi sama orang luar. Di samping ngelatih anak-anak, ya, kita juga menjadikan wadah yang mana di Kota Bekasi ini jarang ada event sekelas Porseni di sini, yang mana ada 19 cabang olahraga. Ya, menjadi wadah, ada olahraga, ada agama, seni, ada Mipanya; basket, voli, futsal, tenis meja, karaoke, tari-tarian, marawis, dan MTQ,” terang Heri. (M-1)

Baca Juga

Instagram @cmbynfilm

Timothee Chalamet Akan Bermain di Sekuel "Call Me by Your Name"

👤Fathurrozak 🕔Senin 06 April 2020, 13:25 WIB
"Call Me by Your Name" masuk nominasi film terbaik Oscar...
 Angela Weiss / AFP

PBB Minta Pemerintah di Seluruh Dunia Lindungi Perempuan

👤Adiyanto 🕔Senin 06 April 2020, 10:25 WIB
Selama beberapa pekan terakhir ketika tekanan ekonomi dan sosial dan ketakutan telah tumbuh,  pihaknya telah menyaksikan lonjakan...
Lionel BONAVENTURE / AFP

YouTube Pantau Video Konspirasi Palsu Teknologi 5G dan Covid-19

👤Adiyanto 🕔Senin 06 April 2020, 10:01 WIB
Setidaknya, tujuh menara seluler telah dibakar di Inggris, setelah teori konspirasi online secara tidak akurat mengklaim hubungan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya