Sabtu 22 Februari 2020, 17:41 WIB

Kepsek SMPN 1 Turi Akui tak Diberitahu Ada Kegiatan Susur Sungai

Ghani Nurcahyadi | Nusantara
Kepsek SMPN 1 Turi Akui tak Diberitahu Ada Kegiatan Susur Sungai

Antara/Andreas Fitri Atmoko
Pencarian siswa SMPN 1 Turi yang hanyut di Sungai Sempor, Sleman, DIY

 

KEPALA Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Tutik Nurdiyana mengaku tidak menerima pemberitahuan dari pembina Pramuka terkait kegiatan susur sungai di Sungai Sempor.

Kegiatan yang diikuti siswa kelas VII dan VIII SMPN 1 Turi itu berakhir tragis dengan hanyutnya sejumlah siswa akibat aliran deras Sungai Sempor dan menimbulkan korban jiwa.

"Ya memang sebelumnya tidak ada laporan bahwa kegiatan Pramuka akan ada susur sungai. Jadi jujur saya tidak mengetahui kemarin itu ada susur sungai," kata Tutik Nurdiyana saat memberikan keterangan di SMPN 1 Turi, dikutip dari Antara, Sabtu (22/2)

"Mungkin karena anak-anak di sini sudah terbiasa, sehingga kegiatan susur sungai tidak dilaporkan," imbuhnya.

Ia menjelaskan, kegiatan susur sungai tersebut merupakan program lama di SMPN 1 Turi.

"Atas musibah kecelakaan ini kami atas nama sekolah mohon maaf, ini di luar prediksi," katanya.

Baca juga : Duka Sultan atas Musibah yang Dialami SMPN 1 Turi

Tutik mengatakan, SMPN 1 Turi mempunyai ekstrakurikuler Pramuka yang dilakukan setiap Jumat dari pukul 13.30 WIB sampai 15.30 WIB.

"Sedangkan susur sungai merupakan program rutin pada ekstrakurikuler Pramuka," katanya.

Ia mengungkapkan, ada tujuh orang yang mendampingi saat kegiatan susur sungai. Mereka merupakan guru-guru di SMPN 1 Turi.

"Saya menjabat kepala sekolah di sini baru, baru 1,5 bulan, program-program ini melanjutkan yang lama," demikian Tutik Nurdiyana.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta menyatakan jumlah korban yang ditemukan tewas akibat hanyut di Sungai Sempor, Turi, Sleman saat ini bertambah menjadi delapan orang sehingga tinggal dua korban yang masih dalam pencarian.

"Ada 8 (ditemukan) meninggal. Masih ada 2 yang belum ketemu," kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto saat ditemui di Puskesmas Turi, Sleman.. (Ant/OL-7)

Baca Juga

MI/Denny Susanto

Pemkot Denpasar Bagikan Disinfektan 'Door to Door'

👤Ruta Suryana 🕔Senin 06 April 2020, 19:45 WIB
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Satgas Covid-19 Desa dan Kelurahan melaksanakan pembagian cairan...
MI/Hijrah Ibrahim

Tangkal Covid-19 Pintu Masuk dan Keluar Ternate Dijaga Ketat

👤Hijrah Ibrahim 🕔Senin 06 April 2020, 19:00 WIB
UNTUK memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, memperketat pintu masuk dan keluar Kota...
dok polres tulungagung

Pospol Digital dari Polres Tulungagung

👤Aries Wijaksena 🕔Senin 06 April 2020, 18:02 WIB
Layanan ini sejalan dengan program physical distancing, karena tanpa harus ke kantor polisi, masyarakat bisa berkonsultasi dengan petugas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya