Sabtu 22 Februari 2020, 17:00 WIB

1.000 Bakau Ditanam untuk Antisipasi Desa dari Terjangan Tsunami

Alexander P Taum | Nusantara
1.000 Bakau Ditanam untuk Antisipasi Desa dari Terjangan Tsunami

MI/Alexander P Taum
Para siswa SD dan SMP sedang menanam 1.000 bibit bakau bersama personel Polair NTT di Sikka.

 

KEPOLISIAN Perairan Polda Nusa Tenggara Timur melalui personel unit pelaksana Polisi Perairan yang ada di Sikka menanam 1.000 anakan bakau di pesisir pantai yang ada di Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/02/20).

Penanaman anakan bakau ini melibatkan warga Desa Darat Pantai, siswa-siswi tingkat SD dan SMP, anggota Kodim 1603 Sikka, Polres Sikka serta dari instansi Kecamatan Talibura.

Direktur Polairud Polda NTT, AKBP Andreas Heri Susi Darto, S.I.K melalui Komandan KP.P Sukur 3007, Brigpol I Putu Sulatra mengatakan,
penanaman anakan bakau sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap penghijauan yang ada di pantai dalam rangka penguatan ekonomi pesisir.

"Ada 1.000 bibit anakan pohon bakau yang ditanam di pesisir pantai yang melibatkan seluruh elemen yang ada di Sikka," ujarnya.

Dia mengatakan, penanaman bibit pohon bakau ini bagian dari antasipasi Desa Darat Pantai dari terjangan tsunami. Mengingat, wilayah Kabupaten Sikka pernah diterjang tsunami pada 1992.

Dikatakan Putu, melindungi warga yang ada di pesisir pantai dari tsunami bukan menerapkan teknologi, melainkan keberadaan pohon bakau di
sepanjang pantai. Ia menyakini gelombang tsunami tidak sampai memunculkan korban.

Dikatakannya, penanaman anak bakau melibatkan siswa SD dan SMP guna mengenalkan secara dini manfaat pohon bakau. Bakau juga untuk mencegah abrasi apalagi Sikka pernah dilanda bencana sunami.

"Pertahanan alam terbaik dari gulungan ombak dan tsunami adalah dengan pohon bakau ini," papar Putu.

Disampaikan Putu, bibit pohon bakau ini diambil dari anakan bakau yang tumbuh di sekitar pantai ini. Kemudian, ditanam di tempat yang masih kosong sehingga semua pesisir pantai ada pohon bakau.

Selain itu, ia mengatakan, di samping melindungi pantai dari bencana tsunami, ternyata ekosistem pohon bakau ini juga menyediakan sumber kehidupan bagi masyarakat, khususnya sumber daya perikanan.

"Banyak ekosistem laut yang hidup dan berkembang biak di pohon bakau ini. Salah satu contohnya kepiting bakau," jelas dia. (PT/OL-10)

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

Mulai Besok, Gubernur Babel Batasi Penerbangan Sehari Sekali

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 29 Maret 2020, 12:33 WIB
Kebijakan tersebut diambil Erzaldi untuk menahan arus mobilisasi manusia dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus...
AFP/SONNY TUMBELAKA

Minggu Kedua April, Semua PDP Bali Dipindahkan ke RS PTN Jimbaran

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 29 Maret 2020, 12:20 WIB
Seluruh PDP di Bali akan serentak dipindahkan dan dipusatkan di RSPTN Universitas Udayana minggu kedua April agar  penanganan PDP...
Antara

Pemkab Sukabumi Sterilisasi Akses Masuk di Perbatasan

👤Benny Bastiandy 🕔Minggu 29 Maret 2020, 10:40 WIB
Pemkab Sukabumi mensterilkan orang-orang yang masuk dan juga kendaraannya yang keluar dan masuk ke Sukabumi untuk menekan penyebaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya