Sabtu 22 Februari 2020, 14:10 WIB

Mendikbud Minta Semua Kegiatan Sekolah Harus Aman Untuk Siswa

Mediaindonesia.com | Humaniora
Mendikbud Minta Semua Kegiatan Sekolah Harus Aman Untuk Siswa

ANTARA
Petugas menyisir lagi untuk mencari sejumlah anggota pramuka SMP N 1 Turi yang tenggelam di Kali Sempor, Sleman, Sabtu (22/2/2020).

 

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan belasungkawa kepada keluarga siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Turi yang menjadi korban jiwa dalam insiden di sungai Sempor, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Saat ini tim Kemendikbud telah bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk memastikan evakuasi dan penanganan para korban menjadi prioritas.

"Saya menyampaikan belasungkawa dari lubuk hati yang paling dalam atas tragedi ini. Semoga orang tua serta keluarga siswa yang menjadi korban jiwa dapat diberi kekuatan menghadapi cobaan ini," ujar Mendikbud Nadiem dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (22/2).

Terkait siswa yang mengalami luka-luka serta trauma karena kejadian itu, Mendikbud berharap segera mengalami kesembuhan serta pemulihan.

Selain memastikan prioritas perawatan kepada para korban luka dan trauma psikis, Mendikbud juga meminta tim Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen) bersama tim dari Inspektorat Jenderal untuk segera melakukan investigasi di lapangan. Saat ini, Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kemendikbud sedang berada di lokasi untuk meninjau dan memberikan arahan penanganan secara langsung.

"Kami bersama pemerintah setempat dan pihak berwajib terjun langsung ke lapangan untuk menelusuri apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi," ungkap Mendikbud.

Insiden yang terjadi pada Jumat (21/2) ini, menurut Mendikbud, menjadi contoh bagi setiap sekolah untuk terus berhati-hati dan waspada dalam melaksanakan aktivitas di luar sekolah.

"Sekolah mesti benar-benar memastikan semua kegiatan di bawah pembinaan sekolah agar dapat mengutamakan keamanan dan keselamatan siswa. Itu yang terpenting. Jadi harus dipertimbangkan secara matang," tegasnya.

Berdasarkan laporan terakhir yang diterima dari tim Kemendikbud di lapangan, sebanyak 249 siswa kelas VII dan VIII SMPN 1 Turi mengikuti kegiatan susur sungai sebagai bagian dari mancakrida ekstrakurikuler Pramuka.

baca juga: Dua Lagi Siswi SMPN 1 yang Hanyut Ditemukan

Sebanyak 216 siswa selamat, 21 siswa mengalami luka ringan, dua siswa mengalami luka berat dan dirawat di puskesmas. Kemudian jumlah korban jiwa mencapai delapan orang atas nama Nur Azizah (15), Latifah Zulfa (15), Sovie Aulia (15), Arisma Rahmawati (13), Khoirunnissa Nurcahyani Sukmania (14), Evieta Putri Larasati (13), dan Fanesha Dida (13), dan Nadine Fadila Khasanah (13). Kemudian dilaporkan, dua jenazah korban jiwa masih belum teridentifikasi. Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kemendikbud Provinsi DIY, Minhajul Ngabidin, melaporkan bahwa tim tim LPMP juga membuka posko di SMPN 1 Turi. (OL-3)

 

Baca Juga

AFP/Christophe SIMON

Hari Ini, 50 Ribu Alat Tes Covid-19 Tiba dari Korsel

👤Antara 🕔Minggu 05 April 2020, 14:15 WIB
Alat tes Covid-19 itu berupa PCR diagnostic...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Pemerintah Diminta Fokus Jalankan PSBB

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 05 April 2020, 13:19 WIB
Salah, bila pemerintah menangani pandemi ini dengan menerbitkan kebijakan kedaruratan...
Istimewa

Selebritas, Influencer, VIU Dukung Tenaga Medis Atasi Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 April 2020, 13:16 WIB
VIU menggandeng para selebritas dan influencer guna menggalang bantuan pengadaan APD bagi para tenaga medis yang berjuang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya